WARTOS

INFO SELEB

MUSIK

TIPS

BUDAYA

» » Aksi 5 Pelaku Curanmor Gunakan Jasa Paranormal, Diringkus Satreskrim Polres Cianjur

Pasundanradio.com - Dalam kurun waktu 2 minggu, jajaran Satreskrim Polres Cianjur meringkus 5 pelaku curanmor. Kelima pelaku berinisial RS alias Bolang, DY alias Ade, Cep Soleh alias Y, MS alias Mahmud bin Edi, dan YG.

Kapolres Cianjur AKBP Juang Andi Priyanto mengatakan bahwa curanmor roda dua dan roda empat sangat luar biasa meresahkan dan satuan reserse kriminal polres Cianjur bekerja keras mengunkap tindak pencurian kendaraan.

"Kita mengamankan ada 5 orang tersangka curanmor roda dua dan roda empat. Diantara pelaku terdapat residivis yang sudah ditangkap 3 kali," kata Kapolres, ketika melalukan press release di halaman Mapolres, Senin (08/06/2020).

Modus operandi pencurian dengan merusak kunci kendaraan menggunakan kunci T, obeng dan juga kendaraan roda empat. Adapun barang bukti yang diamankan antara lain 3 buah kendaraan roda empat dan 19 kendaraan roda dua 5 buah mata astag, 2 buah astag dan satu soket mobil.

Kapolres menjelaskan bahwa dalam operasinya mereka adalah melakukan secara berkelompok. Selain itu untuk memudahkan dalam melakukan operasinya pelaku meminta bantuan jasa supranatural.

"Dalam aksinya, para pelaku menggunakan jasa paranormal untuk mengetahui  tempat-tempat mana saja yang mudah dalam melakukan pencurian," jelasnya.

Kapolres menghimbau kepada masyarakat apabila ada yang merasa kehilangan kendaraannya untuk melihat langsung di Polres Cianjur. Apabila ada silahkan untuk menghubungi Provos Polres Cianjur dan langsung mengambilnya tanpa biaya apapun dan harus disertai bukti kepemilikan yang sah seperti STNK dan BPKB.

"Jangan percaya kepada pihak manapun apabila dalam pengambilan kendaraan tersebut dimintai sejumlah uang," ungkapnya.

Masyarakat juga dihimbau untuk selalu waspada apabila kendaraannya diparkir dan diharapkan untuk menggunakan kunci ganda.

Kelima tersangka dikenakan pasal 363 dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara dan 480 dengan ancaman 4 tahun penjara bagi mereka yang menerima hasil kejahatan (penadah).


«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post