WARTOS

INFO SELEB

MUSIK

TIPS

BUDAYA

» » Inilah Alasan Pemkab Nias Utara Studi Banding ke Cianjur

Pasundanradio.com - Pemerintah Kabupaten Cianjur menerima kunjungan kerja dari Pemerintah Kabupaten Nias Utara, Rabu (26/02/2020). Kunjungan kerja ini dalam rangka peningkatan sektor pertanian, perkebunan pangan dan holtikultura.

Kedatangan rombongan ini dipimpin langsung oleh Bupati Kabupaten Nias Utara, yaitu Marselinus Ingati Nazara. Sedangkan dari pemkab Cianjur dihadiri Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Yanto Hartono, Kadis Pertanian Nias Utara, Idaman Johan Hulu serta jajarannya, Kadis Pertanian, Perkebunan Pangan dan Holtikultura Cianjur, H. Mamad Nano beserta jajaranya.

Plt Bupati Cianjur melalui Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Yanto Hartono, menjelaskan bahwa sumber kehidupan masyarakat Cianjur secara umum yaitu pertanian tanaman pangan dan holtikultura, peternakan, perikanan, perkebunan dan kehutanan.

Wilayah Cianjur terbagi dari tiga wilayah yaitu utara, tengah dan selatan. Dengan pantai sepanjang 75 kilo meter, 32 kecamatan yang terdiri dari 354 pedesaan dan 6 kelurahan sedangkan luas wilayahnya meliputi  350,148 ha.

Saat ini Cianjur merupakan salah satu dari 10 daerah yang ditetapkan oleh pemerintah Indonesia sebagai produsen pertanian terbesar di Indonesia. 

“Saya berharap mudah mudahan antara kabupaten Cianjur dan Kabupaten Nias utara kedepannya ada perbaikan khususnya bagi sektor pertanian secara umum," jelas Yanto.

Sementara itu Marselinus Ingati Nazara, mengatakan bahwa kunjungannya yang penuh kekeluargaan tersebut merupakan anugerah dari Tuhan yang maha kuasa. 

Diungkapkannya bahwa Kabupaten Nias Utara merupakan kabupaten otonom baru yang terbentuk pada tahun 2008. Terdiri dari 11 kecamatan dan 112 desa serta 1 kelurahan dengan luas pertanian sebesar 7,3777 ha, dengan mayoritas penduduknya adalah petani serta didukung sektor perikanan dan pariwisata yang jadi andalan.

“Salah satu prioritas pemerintah pada saat ini bagaimana kita bisa meningkatkan potensi pertanian kita dinias utara” ungkapnya.

Ditambahkannya bahwa kunjungannya ini adalah salah satu langkah untuk mendukung pemberdayaan bagi petani khususnya penangkar benih di Kab Nias Utara dimana Cianjur merupakan salah satu dari 10 daerah produsen pertanian terbesar di Indonesia.

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post