WARTOS

INFO SELEB

MUSIK

TIPS

BUDAYA

» » Pelarian DPO Pembunuhan Akhirnya Ditangkap

Pasundanradio.com - Team Khusus Satreskrim Polres Cianjur berhasil melakukan pengungkapan dan penangkapan 2 orang tersangka yang sudah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) pembunuhan.

Kapolres Cianjur AKBP. Juang Andi Priyanto, mengatakan bahwa pembunuhan terjadi hari Minggu 13 Maret 2016 di Jalan Raya Cibeber Kp. Pasir Gobang (Pinus) Desa. Sukamanah Kec. Cibeber Kab. Cianjur.

"Motifnya yaitu tersangka merasa sakit hati karena sering diejek dan juga pacar pelaku dikencani korban," kata Kapolres saat jumpres di Mapolres Cianjur, Rabu (05/02/2020)

Karena bingung, lanjut Kapolres, pelaku akhirnya menggeletakan korban di kawasan Cibeber. Untuk menghindari polisi para pelaku sering berpindah-pindah tempat tinggal. Namun akhirnya pada Minggu lalu Polisi berhasil menangkapnya.

Dari hasil interogasi diketahui bahwa pelaku Sandi (28) alias BOLANG melakukan pembunuhan bersama dengan Mitrayana (26) alias Mimit dan Saudara Alm. Hisyam Muhammad Zubaidi alias Arab.

Dijelaskannya para pelaku ditangkap atas laporan warga yang melihat keberadaan salah seorang tersangka di sekitaran Jebrod Kecamatan Cilaku.

Adapun kronologis penangkapan yaitu Tim khusus mendapatkan informasi dari masyarakat ada seseorang yang di curigai palaku pembunuhan atas nama Sandi. Selanjutnya team sus melakukan penangkapan dan interogasi terhadap pelaku yang diduga tersangka utama pembunuhan.

Setelah itu team khusus melakukan pengembangan dilakukan penangkapan terhadap Mitrayana, sedangkan Alm. Hisyam alias sudah meninggal di beritahu oleh pihak keluarga. 

Untuk diketahui, kasus pembunuhan tersebut terjadi pada Maret 2016. Mulanya, Sandi bersama kedua tersangka lainnya berkumpul dan menenggak minuman keras dengan korban di bengkel tambal ban di sekitar lampu merah kawasan Jebrod, Kecamatan Cilaku sekitar pukul 02.00 WIB.

Pada saat berkumpul tersebut, tersangka tersinggung dengan perkataan korban yang tak mau mengakui hutangnya. Selain itu korban menjalin kedekatan dengan pacar dari tersangka, akan tetapi tidak terjadi keributan.

Setelah itu tersangka dan korban hendak pindah tempat ke pangkalan ojek yang tidak jauh dari lokasi awal. Namun di perjalanan, tersangka Bolang merasa tersinggung lagi oleh perkataan korban dan langsung membacok korban dengan golok yang dia bawa dari tempat tambal ban.

Setelah terjatuh, korban kemudian dipukul dan ditendang oleh tersangka lainnya hingga tidak berdaya. Untuk menghilangkan jejak, para pelaku membawa korban ke Jalan Raya Cibeber dan dibuang di pinggir jalan. Pada akhirnya jasad korban ditemukan beberapa hari kemudian.

Dari hasil penangkapan korban, kepolisian mendapatkan barang bukti 1 unit sepeda motor skutik merk yamaha mio dan 2 unit handphone. Keduanya dijerat dengan pasal 340 KUHP subsider 338 dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post