WARTOS

INFO SELEB

MUSIK

TIPS

BUDAYA

» » Lebih Dari 100 Mobil Dicuri, Otak Pencurian Ditangkap Polres Cianjur

Pasundanradio.com - Polres Cianjur kembali menangkap pelaku pencurian kendaraan. Kali ini otak pelaku pencurian roda empat yang sudah lama diburu polisi. Dia adalah H. Sobur Hidayat (HSH) alias H Obuy, yang merupakan otak pelaku pencurian mobil di Cianjur dan kota sekitar.

Kapolres Cianjur AKBP Juang Andi Priyanto didampingi Wakapolres Kompol Jaka Mulyana dan Kapolsek Warungkondang Kompol Gito, mengatakan kalau pelaku sudah lama masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Polsek Warungkondang Cianjur.

"Dia adalah otak pelaku yang selama ini dicari. Otak pencurian masuk dalam DPO selama lebih dari 5 tahun. Ini semua adalah barang bukti yang diamankan dan dirumahnya masih ada 16 kendaraan yang sudah dalam kondisi di preteli," kata Kapolres, saat konferensi pers di Polsek Warungkondang, Jum'at (31/01/2020).

Dijelaskan Kapolres, tersangka sudah lama melakukan pencurian mobil. Dalam melakukan aksinya tersangka dibantu beberapa orang temannya yang sudah dijadikan tersangka dan sudah masuk lembaga pemasyarakatan. 

"Dari pengakuannya sudah lebih dari seratus mobil yang dicuri.
Dalam aksinya pelaku dibantu 3 temannya dengan target pencurian minimal 2 mobil perminggu. Kendaraan tersebut di preteli lalu dijual ke wilayah Bogor," jelasnya.

Dalam melakukan aksinya komplotan ini berbagi peran, ada yang mengintai sambil mengamati dan lainnya mengeksekusi. Beberapa alat yang dipakai untuk pencurian berhasil diamankan polisi.

Pelaku juga sering menghisap shabu. Secara rutin pelaku menggunakannya 2-3 kali seminggu. Pelaku baru bisa ditangkap karena sering berpindah-pindah alamat, serta identitas pun dirubah. Pelaku ditangkap di kawasan Bogor. Wilayah operasinya selain Cianjur juga Sukabumi dan Bogor. 

"Barang bukti berupa uang sebesar Rp39 juta, kita sita selain itu alat-alat yang digunakan dalam aksinya. Juga STNK dan onderdil yang sudah dalam keadaan terpisah-pisah," ungkap Kapolres.

Adapun pasal yang dikenakan yaitu 363 dengan ancaman kurungan minimal 7 tahun. 




«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post