WARTOS

INFO SELEB

MUSIK

TIPS

BUDAYA

PASUNDAN EVENT

» » » DESA JEPANG YANG BERADA DI WILAYAH JAWA TENGAH


Pasalnya, banyak banget tempat-tempat unik, keren, dan tersembunyi yang ternyata masih jarang didatangi turis. Namun sebenarnya di Indonesia memilik segudang potensi untuk dijadikan lokasi obyek wisata.

Jangan hanya ke gunung atau laut melulu, banyak desa di Indonesia yang menyimpan keunikannya tersendiri sehingga kalian bisa mendatangi desanya untuk berkunjung dan mengenal lebih jauh adat dan istiadat di sana.

Pasalnya, banyak banget yang bisa kalian ambil setelah mengunjungi desa-desa unik di Indonesia dan bahkan mulai mengenal budayanya, mengenal masyarakat yang ramah-ramah, dan bahkan membawa oleh-oleh berupa pernak-pernik tradisional.

Jepang mempunyai lebih dari 3.000 pulau yang terletak di pesisir Lautan Pasifik di timur benusa asia, berbicara mengenai Jepang ternyata di Indonesia punya sebuah desa Jepang yang berlokasi di Kudus Jawa Tengah.


Simak fakta-faktantya berikut ini.

Dulunya bernama jipang
Desa Jepang awalnya merupakan jalur yang sering dilewati Arya Penangsang ketika akan berkunjung ke Sunan Kudus.

Karena jarak Blora ke Kudus sangat jauh, maka dibuatkanlah tempat untuk istirahat sekaligus untuk sholat.

Dikarenakan Arya Penangsang datang dari Daerah Jipang Blora, maka didirikannya masjid tersebut dinamakan Jipang.
Dikarenakan orang Kudus sulit menyebut Jipang, kemudian nama tersebut berubah menjadi Jepang.

Berada di Kudus, Jawa Tengah

Desa Jepang berada di Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah.
Desa ini terdiri dari tiga Dusun yaitu Dusun Jepang, Pendem Kulon, dan Pendem Wetan.

Mempunayi tradisi lokal Rebo Wekasan

Tradisi Rebo Wekasan salah satu kearifan lokal yang terkenal dari Desa Jepang dan masih ada sampai sekarang.

Dikutip dari artikel yang berjudul “Agama dan Tradisi Lokal (Studi Atas Pemaknaan Tradisi Rebu Wekasan di Desa Jepang, Mejobo, Kudus) karya Mohammad Dzofir dalam Journal of Social Science Teaching, tradisi itu dilaksanakan di masjid wali Al Makmur.

Tradisi Rebu Wekasan sendiri merupakan sebuah ritual yang dilaksanakan setiap tahun pada malam Rabu terakhir bulan Sapar dalam penanggalan hijriyah.

Kegiatan yang dilakukan ialah berupa upacara,do’a memanjatkan keselamatan dan pembagian banyu atau air salamun di Masjid wali Al Makmur.

Terkenal dengan bambu

Kalau Negara Jepang terkenal dengan streetstly dan  kecanggihan teknologinya, maka di desa Jepang bisa eksis lewat bambu. Ternyata dari dulu emang daerah ini terkenal sebagai sebagai sentra penjualan atau pusatnya bambu.

Nggak cuman bambu yang diolah aja ada beberapa kerajinan tangan, anyaman, dan barang lainnya yang dihasilkan dari bahan baku berupa bambu.

Dilansir, Grid.ID dari Tribun Jawa Tengah, di Desa Jepang ini terdapat sebuah sanggar seni bernama Djadul yang membuat kerajinan dari bambu dan menjadi ciri khas Desa Jepang.


«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post