WARTOS

INFO SELEB

MUSIK

TIPS

BUDAYA

PASUNDAN EVENT

» » Kawasan Industri Riskan Terhadap Peredaran HIV/AIDS

Pasundanradio.com - Perkembangan pembangunan kawasan industri selain berdampak positif bagi warganya dimana ada penyerapan tenaga kerja juga berdampak negatif. Pemerintah harusnya memikirkan langkah pencegahan penyebaran penyakit menular yaitu HIV/AIDS. Seperti di kawasan Karang Tengah dan Gekbrong

Sebut saja kos-kosan yang biasa mengiringinya. Dengan adanya komunitas sosial ini cukup rentan terhadap penyebaran HIV/AIDS. Mungkin kita masih ingat dengan kawasan industri yang berada di Gekbrong dimana akhir tahun lalu penjualan alat kontrasepsi laku keras bahkan tidak menyisakan sarupun semuanya habis terjual.

"Kawasan industri merupakan wilayah yang riskan terhadap penyebaran HIV/AIDS. Seperti awal tahun dimana semua toko modern dikawasan itu kehabisan alat kontrasepsi. Ditambah lagi dengan warga yang memeriksakan kesehatannya ke salah seorang dokter dan didapati terkena penyakit kelamin," kata Brian dari Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Kabupaten Cianjur.

Diharapkan kalangan pekerja di kawasan industri untuk lebih hati-hati dalam berprilaku. Ini sebagai salah satu pencegahan dimana langkah ini juga dapat meminimalisir perkembangan penyakit yang hingga kini belum ada obatnya. Sebagaimana diketahui jumlah penderita HIV/AIDS di Kabupaten Cianjur dari tahun ke tahun mengalami penambahan dan kini sudah lebih dari 630 orang.

Beberapa daerah yang dianggap tinggi penderitanya menurut catatan KPA Canjur diantaranya yaitu di Kecamatan Ciranjang, Katangtengah, Sukaluyu, Cibeber, Mande, juga Warungkondang. Sedangkan tiga wilayah yang paling banyak jumlah penderitanya yaitu Kecamatan Cianjur, Pacet dan Cipanas.

Di Cianjur sendiri sudah semua wilayah ada temuan kasus. Beberapa daerah yang rentan terhadap peredaran penyakit HIV/AIDS tidak hanya dikawasan perkotaan saja namun menjangkau ke pelosok-pelosok termasuk Cianjur Selatan. 

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post