WARTOS

INFO SELEB

MUSIK

TIPS

BUDAYA

PASUNDAN EVENT

» » Warga Haurwangi berencana Bermalam Di Pendopo Bila Tuntutan Tidak Dipenuhi

Pasundanradio.com - Permasalahan pencemaran baik udara maupun air di Kabupaten Cianjur hingga saat ini belum terselesaikan. Puluhan warga dari Kecamatan Haurwangi kembali melakukan aksi dengan turun ke jalan. Mereka menuntut pemerintah dalam hal ini Bupati untuk segera menutup PT. QL Agrofood karena dainggap membuat masalah bagi warga sekitar.

"Banyak warga Haurwangi yang menjadi korban akibat berdirinya perusaah PT. QL Agrofood. Warga banyak yang terkena gangguan pernafasan (ISPA). Selain itu juga bau yang sangat mengganggu bagi kesehatan dan juga limbah yang langsung di buang ke sungai Citarum menjadikan ikan mati serta pendangkalan," ucap Dikdik Sodikin selaku koordinator aksi dari Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Peduli Lingkungan Hidup Cianjur. 

Warga menuntut bupati untuk menutup secepatnya aktivitas yang ada di PT. QL Agrofood. Mereka mengancam bupati yang tidak menutup perusahaan tersebut padahal dinyatakan BPLHD provinsi bahwa perudahaan tersebut telah melakukan pencemaran.

"Kami menilai ada konspirasi dalam menangani masalah ini. Karena sudah jelas BPLHD Jawa Barat juga telah mengirimkan surat sebanyak lima kali namun PT. QL Agrofood tetap beroperasi, dan kalau buapti tidak bisa menutup kami akan melakukannya," tambahnya.

Seperti diketahui bahwa keberadaan perusahaan PT. QL Agrofood yang ijin awalnya bergerak di penetasan telur dan kemudian menjadi peternakan, sangat merugikan bagi warga Haurwangi dan sekitarnya. 

Akhirnya pihak pemkab mencoba menenangkannya dengan mengajak beberapa warga untuk berdialog dengan pihak terkait. Namun hingga pertemuan berakhir tidak ada keputusan sehingga warga memutuskan untuk bermalam di Pendopo Cianjur.

"Kami telah berkirim surat ke pihak kepolisian untuk berdemo dan selama beberapa hari kami akan menginap di sini (pemkab, red)," tegasnya. (F)

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post