WARTOS

INFO SELEB

MUSIK

TIPS

BUDAYA

PASUNDAN EVENT

» » Tujuh Pelaku Ditangkap Empat Diantaranya Berstatus Pelajar

Pasundanradio.com - Jajaran Kepolisian Resort Cianjur bersama Polsek Karang Tengah, berhasil menangkap 7 orang pelaku tindak kekerasan yang mengakibatkan 1 orang diantaranya meninggal dunia di Jalan Lingkar Timur. Empat orang diantaranya berstatus pelajar SMK.

Kapolres Cianjur, Akbp. Asep Guntur Rahayu, melalui Kasat reskrim Polres Cianjur, Akp. Gito, mengatakan bahwa, awalnya pada diri korban tidak ditemukan identitas apapun.

"Dari hasil investigasi awal, tidak ditemukan identitas pada diri korban. Namun dari hasil penyelidikan bahwa korban adalah salah seorang warga Cianjur Selatan bernama Arisman (19), dan dibawa ke RSUD untuk dilakukan otopsi," kata Gito, ketika melakukan gelar perkara di Polsek Karang Tengah, Selasa (21/7/15)

Ditambahkan Gito, korban ditemukan pada Jum'at (10/7/15), sekitar pukul 10.30 wib (sebelum waktu shalat Jum'at) korban ditemukan tergeletak di bawah flyover (jalan layang) Lingkar Timur, dalam kondisi terlentang tidak bernyawa. 

Adapun kronologis kejadian yaitu korban yang saat itu bersama 3 orang teman lainnya sedang melintas dari terminal Pasirhayam (Jebrod) menuju arah Jalan Lingkar Timur. Dalam perjalanan mereka berpapasan dengan seorang pengendara motor. Karena knalpot pelaku mengeluarkan suara bising, maka korban menegurnya dengan kata-kata yang kasar.

"Merasa tidak terima, pelaku langsung menghubungi teman-temannya. Selanjutnya pelaku bersama 6 orang temannya, boncengan dengan menggunakan 2 motor mencari korban di sekitar kawasan tersebut. Akhirnya pelaku menemukan korban di Flyover. Sambil membawa sebilah samurai, pelaku bersama 6 temannya, memukuli korban. Sedangkan tiga orang korban lainnya berhasil loncat dari jembatan," jelasnya.

Dari tindak kekerasan tersebut satu orang meninggal dunia, tiga orang lainnya mengalami luka antara lain mengalami patah tulang belakang, dan retak bagian tulang kaki kiri. Dua buah motor serta samurai diamankan sebagai barang bukti.

Dari kejadian tersebut para pelaku dikenai pasal 170 ayat 3 dengan ancaman hukuman 12 tahun," ucapnya. (FI/ferrycia)

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post