WARTOS

INFO SELEB

MUSIK

TIPS

BUDAYA

PASUNDAN EVENT

» » Puluhan Warga Binaan Lapas Cianjur Positif Konsumsi Sabu

Pasundanradio.com - Sebagai tindak lanjut dari hasil test urine yang dilaksanakan oleh BNNK Cianjur terhadap ratusan warga binaan dan juga puluhan pegawai lapas, BNN Jawa Barat mendatangi Lapas Kelas II B Cianjur yang berada di Jalan Aria Cikondang.

Kedatangan BNN Jawa Barat yaitu untuk mengetahui berbagai hal terkait dengan hasil test yang menyatakan bahwa puluhan warga binaan lapas Cianjur, positif mengkonsumsi narkoba.

"BNNk Cianjur telah melaksanakan test urine terhadap ratusan warga binaan Senin (15/6/15) kemarin dan tenyata hasilnya kita temukan ada 22 orang positif mengkonsumsi narkoba jenis sabu." Demikian yang dikatakan oleh Fungsionaris Pemberantasan Narkoba BNN Jawa Barat, Kompol Achmad Kurniawan,  Selasa (16/6/15).

Menurut Achmad, dari informasi yang didapat dari pihak lapas bahwa ke 22 orang tersebut merupakan pindahan dari lapas lain dalam kasus yang sama.

"Kita konfirmasi ke pihak lapas dan menurut mereka (lapas, red) sebanyak 20 orang dari mereka merupakan pindahan dari lapas Gunung Sindur dengan kasus yang sama yaitu narkoba. Sekarang kita gali keterangan tentang kapan mereka terakhir konsumsi, dimana, dari siapa mereka dapatkan dan bagaimana cara mereka mendapatkannya," tambahnya

Sementara itu pihak Lapas Kelas ll B yang diwakili Kaur Kepegawaian, Idrus, membenarkan bahwa puluhan orang warga binaan yang ada di lapas Cianjur teridentifikasi positif memakai narkoba.

"Dari hasil test urine kemarin memang ada 22 orang yang terindikasi positif namun mayoritas mereka adalah warga binaan pindahan dari lapas lain yang diover ke Cianjur,"  ucapnya.

Dirinya menambahkan pihaknya menginginkan di lapas Cianjur terbebas dari peredaran gelap narkoba baik yang dilakukan oleh warga binaan maupun yang dilakukan oleh oknum pegawai.

"Kita akan cari tahu dari mana atau kapan mereka terakhir pake, siapa tahu mereka pake terakhir sebelum di over ke sini (Lapas Cianjur, red). Dari 22 orang itu 20 merupakan pindahan dari lapas lain. Mudah-mudahan dari pegawai tidak ada indikasi seperti itu," ujarnya. (FI)

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post