WARTOS

INFO SELEB

MUSIK

TIPS

BUDAYA

PASUNDAN EVENT

» » Warga Gunung Padang Menolak Pembebasan Tanah Secara Bertahap

Pasundanradio.com - Warga sekitar situs megalitikum Gunung Padang, tepatnya di Desa Girimukti kecamatan Campaka, menolak pembebasan tanah secara bertahap. Pasalnya dengan pembebasan secara bertahap akan menimbulkan gesekan diantara warga tersebut.

Hal ini dikatakan oleh Zenal, salah seorang warga sekitar Gunung Padang. Menurutnya warga sekitar Gunung Padang menyambut baik rencana pembebasan tanah namun hendaknya rencana rencana tersebut dilakukan secara sekaligus.

"Rencana pembebasan tanah dalam dua tahap yang diawali seluas 15 hektar, akan menimbulkan konflik terhadap warga sekitar. Salah satu contoh ketika pembebasan tahap pertama akan merasa resah. Sedangkan bagi masyarakat yang masuk dalam tahapan ke dua akan tenang karena masih bisa tinggal disitu, " kata Zenal, Kamis (28/5/15).

Zenal menilai dengan adanya pembebasan tanah yang direncanakan dalam dua tahap akan menimbulkan ketidak harmonisan di kalangan warga, karena kemungkinan akan ada pembedaan harga jual tanah.

"Dampak lainnya juga yaitu akan menimbulkan perselisihan harga karena pada pembebasan yang pertama dengan yang berikutnya kemungkinan akan berbeda," jelasnya.

Selain itu juga, lanjut Zenal, hingga saat ini pihaknya bersama warga belum mengetahui secara rinci rencana pembebasan tanah dikarenakan tidak ada akses informasi baik ke pemkab, provinsi maupun pusat, terkait hal tersebut.

"Sejauh ini memasuki tahapan perencanaan dan persiapan pembebasan tanah saya kira selaku masyarakat Gunung Padang, belum cukup jelas. Kamipun tidak punya kontak person untuk masalah sosialisasi dengan pihak terkait. Misalnya kami membutuhkan informasi baik pusat maupun pemkab, sejauh ini kami tidak punya kontaknya," ucapnya.

Menurut rencana pembebasan tanah di kawasan situs Gunung Padang akan mencapai luas 29 hektar. Ini merupakan lokasi sebaran benda cagar budaya. (FI)

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post