WARTOS

INFO SELEB

MUSIK

TIPS

BUDAYA

PASUNDAN EVENT

» » Puluhan Perkara Masuk Pengadilan Negeri Cianjur

Pasundanradio.com - Puluhan perkara yang masuk ke Pengadilan Negeri (PN) Cianjur setiap bulan. Meski demikian tidak semua diselesaikan secara sekaligus setiap bulannya. Berbagai perkara yang masuk sebisa mungkin diselesaikan sampai ada keputusan.

"Perkara yang masuk berkisar antara 20-25 perkara. Jumlah perkara tersebut beragam antara lain pencurian, penyerobotan tanah, pencabulan, narkotika dan yang lainnya." Demikian yang dikatakan oleh Sayid Tarmizy, humas pengadilan negeri (PN) Cianjur, belum lama ini.

Dari 25 perkara tiap bulannya tidak semua bisa diselesaikan. Ini dikarenakan masih ada perkara bulan sebelumnya yang belum putus. "Kalau perkara tiap bulan 25 dan putus 25 ya ga mungkin. Paling yang putus bulan ini adalah perkara 2 atau 3 bulan yang lalu. Karena cukup banyak, malahan dari tahun sebekumnya," jelasnya.

Dikatakannya bahwa semua kasus tidak ada yang gampang dan sulit. Semua kasus diperlakukan sama sehingga dalam hal proses persidangan sampai dengan putus tidak ada kasus yang loncat-loncat (skip, red). Namun begitu, diakui bahwa ada pembedaan penangana terhadap kasus tertentu. "Misalnya ada beberapa kasus yang memerlukan ekstra perhatian, seperti kasus-kasus yang menarik perhatian umum, atau kasus besar, ada perlakuan khusus baik dalam hal pengawalan maupun dalam hal menyikapi permasalahan yang terjadi di luar itu seperti massa yang banyak," ucapnya.

Dalam proses persidangan, saksi yang dihadirkan harus memberikan keterangan atas dasar ingatan, pendengaran dan apa yang dialami. Apabila memberikan keterangan berbelit-belit, wajib diingatkan. "Apabila memberikan keterangan palsu dengan dibawah sumpah bisa dikenakan sanksi pidana pasal 242 KUHP, bisa diancam 7 tahun atau bila memberatkan terdakwa bisa ditingkatkan menjadi 9 tahun," katanya. 

Sebelumnya Sayid mengatakan bahwa setiap bulannya hampir bisa dipastikan PN Cianjur menangani kasus pencabulan yang dominan. "Kebanyakan kasusnya adalah pencabulan yaitu sekitar 5 kasus dan hampir tiap bulan ada, dan para pelakunya cukup beragam diantaranya mulai dari kalangan dewasa sampai kalangan pelajar," katanya. (FI)

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post