WARTOS

INFO SELEB

MUSIK

TIPS

BUDAYA

PASUNDAN EVENT

» » Puluhan Mahasiswa Serahkan Bukti Indikasi Korupsi Dinas Bina Marga

Pasundanradio.com - Kejaksaan Negeri (Kejari) Cianjur kembali di demo puluhan mahasiswa dan masyarakat Cianjur, Selasa (26/5/15). Mereka tergabung dalam Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Cianjur Anti Korupsi, mendesak Kejari Cianjur untuk serius melakukan penindakan terhadap berbagai kasus korupsi yang terjadi di Cianjur.

Massa yang mendatangi Kejari Cianjur di jalan Dr. Muwardi (By pass) sambil membawa bukti, mereka langsung menyerahkannya. Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Cianjur Melly Suranta Ginting, langsung menerima berkas bukti dugaan tindak pidana korupsi yang dilakukan kepala Dinas Bina Marga Cianjur, Athe Adha Kusdinan.

Menurut Galih, yang merupakan koordinator aksi mendesak penegak hukum di Cianjur, khususnya Kejari Cianjur dan Polres Cianjur untuk melakukan pengusutan terkait dugaan korupsi yang dilakukan pejabat di lingkungan Dinas Bina Marga Cianjur.

"Dalam LHP BPK RI nomor 40.A/LHP/XVIII.BDG/05/2014, terindikasi ada kerugian negara sebesar Rp512.384.410,74. Dan ini jelas merupakan bukti korupsi yang dilakukan Athe Adha Kusdinan," kata Galih, kepada wartawan, Selasa (26/5/15).

Galih menyebutkan, dugaan tindak pidana korupsi yang dilakukan kepala Dinas Bina Marga Cianjur itu berdasarkan temuan laporan hasil pemeriksaan (LHP) BPK RI atas laporan keuangan Kabupaten Cianjur tahun 2013.

Selain itu, dirinya mengatakan bahwa ada upaya pembagian proyek dan uang fee antara kontraktor penerima tender ke sejumlah oknum pejabat di lingkungan Dinas Bina Marga Cianjur.

"Kami telah menyerahkan surat laporan terkait kasus ini, jika dalam sepekan tidak ada kejelasan penyelesaian kasus ini, kami akan datang lagi dengan kekuatan massa yang lebih besar," tegasnya.

Sementara itu, Kasi Pidsus Kejari Cianjur, Melly Suranta Ginting, mengatakan pihaknya akan mempelajari dan membahas laporan tersebut.

"Untuk laporannya telah kita terima. Dan kita akan melakukan pembahasan dengan tim. Karena, penanganan kasus ini harus teliti dan seksama," kata Melly.

Sebelu orasi di gelar di kantor Kejari, massa pendemo melakukan orasi di bundaran tugu Ngaos, Mamaos dan Maenpo. Sempat terjadi kemacetan arus lalu lintas, namun tidak berlangsung lama. (FI)

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post