WARTOS

INFO SELEB

MUSIK

TIPS

BUDAYA

PASUNDAN EVENT

» » Kajian DOB Cisel Perlu Penambahan

Pasundanradio.com - Seiring berubahnya kebijakan pemerintah pusat mengenai Daerah Otonomi Baru (DOB) Cianjur Selatan, terdapat sebelas indikator yang dihitung dan dinyatakan layak dan siap menjadi kabupaten mandiri. Namun berdasarkan kajian yang dilaksanakan pada 2014 masih harus dilengkapi.

Perubahan Undang-Undang 23 Tahun 2014 yang menggantikan payung hukum sebelumnya yakni UU 23/2004 dan PP 78/2007 tentang DOB bukan berarti membatalkan indikator yang sudah pernah dikaji, namun memperketat persyaratan DOB agar benar-benar siap pasca dimekarkan. "Kalau memastikan kajian kemarin akan kembali digunakan saya juga belum tahu, karena itu teknis. Kajian tahun 2014 tentu bisa jadi acuan." Demikian yang dikatakan oleh Kepala Bidang Pemerintahan Umum Badan Perencanaan Daerah Kabupaten Cianjur, Dewi Eka Susanti, belum lama ini.

Kajian sebelumnya menilai persyaratan dasar kewilayahan yang mencakup 11 faktor indikator seperti faktor kependudukan, faktor ekonomi, faktor potensi daerah, dan kemampuan keuangan. Namun dalam aturan yang baru geografi, demografi, dan penyelenggaran pemerintahan, juga menjadi persyaratan. "Ini mencakup pada potensi bencana, adat, tata wilayah dan lain sebagainya. Jadi ada penambahan indikator saja," tambahnya.

Berdasarkan kajian sebelumnya diakui bahwa  Cianjur dinyatakan sudah siap untuk menopang DOB Cisel di awal pemekaran. Namun, sebelum ada UU baru kajian 2014 belum juga diajukan ke DPRD, karena kajian selesai di triwulan keempat ketika masuk ke tahun baru. "Belum peralihan anggota dewan. Jadi enggak bisa langsung, kami pun menunggu DPRD. Bukan kami tidak ingin ekspos," ucapnya. (FI)

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post