WARTOS

INFO SELEB

MUSIK

TIPS

BUDAYA

PASUNDAN EVENT

» » Gara-gara Sebungkus Rokok, Satu Keluarga Dihabisi

Pasundanradio.com - Jajaran Polres Cianjur beserta Satreskrim berhasil melakukan penangkapan terhadap pelaku pembunuhan berencana dimana korbannya satu keluarga yang terdiri dari orang tua H. Juhrom (70), istrinya yaitu Hj. Cucu (50), dan anaknya yaitu  Nana (20). Kasus pembunuhan tersebut terjadi pada 8 November 2013, di kampung Sukatani desa Sukamanah, Agrabinta. Tersangka berinisial A (22).

Pelaku sangat kenal dan merupakan tetangga korban. Pihak kepolisian selama lebih dari satu tahun memburu pelaku ke beberapa wilayah dikarenakan menghindari jejak. "Termasuk membuang pakaiannya seusai melakukan pembunuhan yaitu ke sungai Cihuni." Demikian yang sikatakan oleh Kapolres Cianjur, Akbp. Dedy Kusuma Bakti, Rabu (29/4/15).

Dari hasil penyelidikan Polres Cianjur, pelaku hanya satu orang. Dalam pelariannya pelaku sempat tinggal dengan istri keduanya. "Pelaku lari ke beberapa wilayah seperti Puncaksawo hingga ke wilayah bagian Sukabumi dan sempat menikah dengan orang Cibitung Sukabumi dan ditangkap di Cibeber Sukabumi pada Minggu (26/4/15) di kabupaten Sukabumi, tanpa perlawanan," tambahnya.

Adapun kronologis kejadian yaitu pada sekitar pukul 21.00 wib, tersangka akan membeli sebungkus rokok diwarung milik korban alm H. Juhrom. "Tersangka yang hanya memiliki uang Rp5ribu, sedangkan harga rokok Rp10ribu, akhirnya korban tidak memberikan sebungkus secara penuh, namun separo," ucapnya.

Tersangka yang "keukeuh" ingin satu bungkus hingga menimnulkan percekcokan. Namun tersangka tidak mau sehingga terjadilah perang mulut. Ditambah penyampaian dari korban bahwa tersangka masih memiliki hutang sebanyak Rp60ribu.

Karena kesal korban lalu mengambil sebuah alu (penumbuk padi, red) sekitar 1 meter dan langsung memukulkannya ke tersangka. Karena usia korban terpaut jauh sehingga alu berhasil direbut dan langsung dipukulkan ke bagian kepala korban sebanyak tiga kali yang akhirnya tidak sadarkan diri.

Saat itu istri korban, Hj. Cucu, berteriak meminta tolong sambil menanyakan hutang tersangka. Kemudian tersangka lari ke dapur mengambil sebilah golok dan melakukan pembacokannya ke bagian muka dan tangan.

Tidak sampai disitu, tersangka juga masuk ke salah satu kamar milik Nana yaitu putra keluarga korban yang kebetulan saat itu sedang dalam kondisi terbaring sehabis mengalami kecelakaan. Nana yang saat itu tidak bisa bergerak dan hanya meminta tolong. Dari situ pelaku kembali melakukan pembacokan. 

Dari hasil penyelidikan Polres Cianjur, mengatakan bahwa pelaku hanya satu orang. Meski demikian pihaknya akan melakukan pengembangan terkait motif pembunuhan tersebut. Akibat dari pembunuhan tersebut, pelaku diancam hukuman berat. "Menurut KUHP tersangka dincaman hukuman mati. Ini masuk dalam pembunuhan direncanakan karena ada jeda waktu untuk menghentikan perbuatannya," jelas Kapolres. (FI)

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post