WARTOS

INFO SELEB

MUSIK

TIPS

BUDAYA

PASUNDAN EVENT

» » Dugaan Pungli Booking Fee Ruangan di RSUD

Pasundanradio.com - Dugaan pungutan liar yang dilakukan oleh oknum rumah sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Cianjur, membuat masyarakat menjadi resah.  Pasalnya dugaan permintaan uang untuk mendapatkan ruang perawatan bagi pasien di Rumah Sakit Cianjur, cukup mengganggu dan membuat khawatir bagi warga yang akan berobat. 

Salah satunya yaitu Fikri, yang merupakan keluarga pasien dari Desa Nagrak kecamatan Cianjur. Dirinya mengaku booking fee membuatnya beserta keluarga menjadi resah. Ia meminta pihak rumah sakit untuk menindak oknum tersebut. "Kalau memang ada saya minta untuk ditindak," ucapnya.

Sementara itu pihak rumah sakit membantah hal tersebut. Melalui humasnya, Dicky F Wangsa, mengatakan bahwa hal tersebut tidak ada. Dicky mengelak tentang adanya praktek jual beli ruangan kepada pasien. "Sampai saat ini kita tidak mendapat laporan hal tersebut. Kalau ada silahkan laporkan kepada saya dan kita akan kenakan sanksi," kata Dicky, ketika ditemui di ruangannya, Kamis (2/4/15).

Ketika ditanya bagaimana alur dari pelayanan rumah sakit, dirinya menjelaskan bahwa ada beberapa tahapan yang harus dijalani. "Mulai pemeriksaan awal untuk mendiagnosa, setelah itu ada beberapa pilihan bagi pasien, apakah dirawat, di rujuk, ataupun pulang paksa (atas permintaan pasien)," jelasnya.

Dicky menuturkan bahwa, masyarakat terkadang ada yang mempersoalkan tentang ruangan yang dikatakan oleh perawat penuh namun kenyataannya di beberapa ruangan ada yang kosong. "Nah inilah yang harus dipahami oleh masyarakat karena setiap rungan berbeda tergantung jenis penyakitnya," tuturnya.

Pihaknya mengakui bahwa keterbatasan tempat tidur (bed, red) masih menjadi persoalan. "Ya memang jumlah tempat tidur masih juga menjadi persoalan dimana jumlah pasien selalu bertambah. Selain itu juga keluarga pasien selalu saja ada yang menggelar tikar," tandasnya. (FI)

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post