WARTOS

INFO SELEB

MUSIK

TIPS

BUDAYA

PASUNDAN EVENT

» » Semakin Menjamurnya Minimarket Di Kabupaten Cianjur, Hanya 65% Yang Miliki Ijin

Pasundanradio.com - Semakin menjamurnya pasar modern (minimarket) yang beroperasi tanpa kendali dan pengawasan dari pemerintah, menyebabkan pasar tradisional dan toko kelontongan milik rakyat semaki terjepit. Dengan keberadaan minimarket maka semakin mempersempit ruang usaha dan lahan usaha kelontongan.

Untuk membatasi hal tersebut pemkab Cianjur mengeluarkan moratorium dimana jumlah, jarak serta jam operasional minimarket dibatasi, namun tetap saja ada pendirian minimarket baru yang tidak sesuai dengan moratorium. Seolah tidak berlaku bagi pengusaha minimarket.

Menanggapi hal tersebut Bupati Cianjur Tjetjep Muchtar Soleh mengatakan bahwa di Cianjur sendiri ada perda yang mengatur hal tersebut. "Pengaturan minimarket yaitu pembatasan jarak selain itu juga seandainya memang belum ada ijinnya, saya akan perintahkan satpol PP untuk ditutup." Demikian pernyataan bupati Cianjur Tjetjep Muchtar Soleh, Selasa (20/5/2014).

Disisi lain Kepala Disperindag Kabupaten Cianjur, Himam Haris mengatakan bahwa pihaknya belum bisa menghitung berapa jumlah yang pasti. "Sampai saat ini ada seratus lebih minimarket tersebar di wilayah Kabupaten Cianjur. Dan yang memiliki ijin hanya 65% saja," ujarnya.

Sementara itu Badan Pelayanan Perijinan Terpadu Penanaman Modal (BPPTPM) Kabupaten Cianjur, mencatat sedikitnya terdapat 40 minimarket yang dibangun periode 2010-2014 dan dalam satu tahun terakhir ini ada penambahan sebanyak 10. (FI)

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post