WARTOS

INFO SELEB

MUSIK

TIPS

BUDAYA

PASUNDAN EVENT

» » Demo Ampuh Di Cianjur Berakhir Ricuh

Pasundanradio.com - Aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh massa dari Aliansi Masyarakat Untuk Penegakan Hukum (Ampuh) Cianjur ke komplek Pemkab Cianjur di Jalan Siti Jenab, Senin (1/4/2013) berakhir ricuh. Lima orang pengunjuk rasa terpaksa diamankan oleh polisi diduga sebagai provokator dan pelaku perusakan terhadap pintu pendopo Pemkab Cianjur.

Puluhan aparat kepolisian dan Satpol PP serta TNI berjaga dijkawasan kantor pemerintah daerah kab Cianjur (pendopo). Begitu tiba massa langsung menggelar orasi yang mengkritisi kepemimpinan Bupati Cianjur Tjetjep Muchtar Soleh.

Menurut pengunjuk rasa, kepemimpinan bupati Tjetjep kurang memperhatikan masalah rakyat kecil terbukti dengan dibiarkanya jalan-jalan yang rusak parah. Mereka meminta agar Pemkab Cianjur segera memperbaiki jalan yang rusak karena sangat berdampak pada ekonomi mereka.

Selain itu juga terdapat ibu-ibu, dimana mereka juga menuntut perbaikan jalan-jalan yang ada di wilayah Cianjur karena kondisinya sangat memprihatinkan. Ibu-ibu ini merupakan istri dari para sopir angkutan kota dan juga ojeg.

Beberapa dari penggunjuk rasa tiba-tiba lari menuju pendopo dan berteriak agar bupati keluar dari kantornya. Beberapa pengunjuk rasa yang luput dari penjagaan aparat. Melihat aksi tersebut aparat yang tengah berjaga mengejarnya. Seorang pengunjuk rasa sampai keteras pendopo dan melakukan perusakan terhadap pintu pendopo Cianjur yang dalam kondisi tertutup. Akibatnya pintu jalusi pendopo Cianjur mengalami kerusakan.

Dari kejadian tersebut, aparat kepolisian melakukan penangkapan terhadap lima orang yang diduga sebagai provokator. Setelah dilakukan penagkapan tersebut, massa akhirnya membubarkan.

Sementara itu Kompol Gatot Satrio Utomo selaku Kabag Ops Polres Cianjur membenarkan, telah mengamankan lima orang pengunjuk rasa yang diduga sebagai pelaku perusakan pintu pendopo Pemkab Cianjur dan sebagai provokator. Untuk penyidikan lebih lanjut, pintu pendopo yang dirusak dipasangi garis polisi (police line). (FI)

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post