WARTOS

INFO SELEB

MUSIK

TIPS

BUDAYA

PASUNDAN EVENT

» » Diakhir Tahun Cianjur Punya Rekor MURI Replika Ayam Pelung Batik


Pasundanradio.com - Museum Rekor–Dunia Indonesia (MURI) merupakan lembaga pertama di Indonesia yang yang bertujuan pengabdian dengan menghimpun data-data rekor superlative yang hadir di Indonesia atau dibuat oleh putra putri bangsa Indonesia sebagai inspirasi penggugah semangat bangsa Indonesia untuk selalu berjuang mempersembahkan karsa dan karya yang terbaik di bidang dan keahliannya masing-masing.

Dipenghujung tahun 2012 ini Palace hotel Cipanas Cianjur kerjasama komunitas remaja batik Indonesia dan sanggar anjang-anjangan membuat suatu karsa ataupun karya yang mengangkat citra Kabupaten Cianjur lebih dikenal.

Dibuka oleh wakil Bupati Cianjur H Suranto didampingi pihak hotel Palace, dan juga Damian Awan Rahargo yaitu Deputy Manager yang merupakan perwakilan dari MURI serta dari tokoh budayawan Cianjur, kali ini MURI memberikan penghargaan kepada pihak hotel Palace dimana telah berhasil mencatatkan rekor baru yaitu berupa replika ayam pelung  dengan kombinasi   kain batik dari kain perca  terbanyak. Dalam sambutannya wakil bupati menyampaikan terimaksih kepada pihak hotel yang telah menyelenggarakan acara ini dan dengan adanya acara ini diharapkan dapat meningkatkan pariwisata di Cianjur dan juga lebih mencintai budaya negeri sendiri.

Deputy Manager MURI, Damian Awan Rahargo menyampaikan bahwa replika ayam pelung dengan menggunakan kain batik perca ini telah diverifikasi dengan tinggi 7 meter, diameter badan 4.5 meter dan panjang ekor 3 meter dengan mengunakan 80 kg potongan kain batik yang dikumpulkan dari beberapa daerah, ini merupakan sebuah pencatatan rekor baru MURI dimana kami  belum pernah mencatatkan  hal-hal superlative yang terjadi seperti pada hari ini (28/12/12).

Ditambahkan juga bahwa MURI mensyahkan rekor replika ayam pelung dengan menggunakan kain batik perca dan masuk dalam kriteria superlative, dengan urutan 50761. Muri yang berdiri 1990, akan selalu memberikan apresiasi kepada anak-anak bangsa untuk mengangkat budaya daerah agar mencintai dan melestarikan kembali kekayaan yang ada di bumi persada.

Pada kesempatan tersebut MURI memberikan sertifikat bagi hotel Palace yang telah membuat replika ayam pelung dengan kain batik perca dan juga penghargaan kepada remaja batik Indonesia serta sanggar baraya anjang-anjangan.
 
Dewi Deliana selaku Direktur of Sales hotel Palace mengatakan bahwa replika ayam pelung batik tertinggi ini merupakan sebuah symbol, intinya adalah meningkatkan kebudayaan dan melestarikannya, makanya kita menggandeng juga komunitas remaja batik Indonesia dan sanggar baraya anjang-anjangan,untuk mengelola acara ini. Dan untuk kedepannya juga acara hal serupa ini akan lebih dibuat yang lebih kolosan yang melibatkan seluruh tokoh Jawa Barat. (ferrycia)

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post