WARTOS

INFO SELEB

MUSIK

TIPS

BUDAYA

PASUNDAN EVENT

» » Karena Melakukan Aktifitas, Tempat Ibadah JAI Di Cianjur Kembali Di Segel Massa



Ajengan Elim
Pasundanradio.com Setelah minggu lalu masa FPI melakukan aksi demo didepan kantor Kabupaten Cianjur, terkait dengan aktifitas Jamaah Ahmadiyah (JAI), kembali masyarakat yang tergabung dalam organisasi Islam, kemaren (19/11/12) mendatangi tempat ibadah Jamaah Ahmadiyah Indonesia (JAI) yang berada di  Desa Neglasari, Kecamatan Cikalongkulon, Kabupaten Cianjur. Massa yang berasal dari Cianjur, mayoritas menggunakan sepeda motor dan berjumlah lebih dari 100 orang,  mendekati tempat ibadah tersebut. Sambil membawa spanduk yang bertuliskan kecaman terhadap JAI, mereka berorasi dan kemudian menyegel  tempat ibadah milik JAI. 

"Kami minta para pengikut JAI agar segera bertobat dan kembali keajaran yang benar. Karena ajaran yang mereka anut bertentangan dengan ajaran Islam. Kami minta para JAI juga mentaati SKB tiga menteri, itu tidak bisa ditawar lagi," demikian yang disampaikan  Ustad Awal yang memimpin aksi massa tersebut. 

Aksi massa ini kemudian dilanjutkan menuju wilayah Desa Ciandam, Kecamatan Cikalongkulon. Ditempat tersebut, massa juga melakukan hal yang sama, sebagai salah satu bentuk protes terhadap keberadaan JAI yang dianggap tidak mentaati SKB tiga menteri.  Salah satu isinya melarang JAI untuk melakukan aktivitas peribadatan secara terbuka. Massa juga mengancam akan melakukan pembongkaran tempat ibadah jika JAI nekat melanggar SKB.

Terkait hal tersebut ketua MUI Kabupaten Cianjur, yang lebih dikenal dengan sebutan Ajengan Elim, mengatakan bahwa “Kita telah mengangkat beberapa dai untuk memberikan pemahaman tentang Islam, dan sampai sekarang kami belum melihat ada itikad baik”. Ditambahkan juga bahwa ada beberapa wilayah di Cianjur yang memiliki pengikut dan paling banyak pengikutnya berda di wilayah Campaka yaitu sekitar 800 orang.

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post