WARTOS

INFO SELEB

MUSIK

TIPS

BUDAYA

PASUNDAN EVENT

» » WARGA PROTES PENDIRIAN MINIMARKET, KAWATIR USAHA WARUNGAN GULUNG TIKAR

(Pasundan Radio – kabarcianjur.com) Sejumlah warung di kampung Cangklek, Desa Sukamanah, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur menolak keras rencana pendirian Minimarket di kampung tersebut persisnya disamping Kantor Desa Sukamanah. Mereka kawatir jika ada minimarket akan mematikan usaha mereka.
 
"Saya tidak akan menandatangani ijin, tentang pendirian minimarket, mungkin bagi saya tidak banyak masalah, tapi berapa warung disekitarnya akan mati jika ada minimarket di sana (samping Desa Sukamanah). Demikian yang dikatakan Haris seorang warga yang juga pengusaha sembako.
 
Pihaknya juga akan menggugat jika ternyata tanda tanganya ada yang memalsukan. "Saya dapat informasi dari Babinmas kalau saya sudah menandatangi persetujuan ijin, saya tidak pernah menandatangani.
Pihaknya menyesalkan sikap pemerintah yang terkesan tidak tegas dalam menyikapi persoalan minimarket.
 
Secara terpisah Wakil Bupati Cianjur, H. Suranto mengaku telah mendapatkan informasi adanya beberapa minimarket yang tidak dilengkapi perijinan dalam operasionalnya. Untuk menindak lanjuti hal tersebut pihaknya telah menggelar rapat dengan bagian perijinan dan Satpol PP.
 
"Hasil dari rapat itu kita akan melakukan pengkajian apakah minimarket itu ada ijinnya atau tidak. Saat ini lagi dilakukan pendataan, sebab jangan sampai kita salah bertindak.Hal yang sama juga diungkapkan Kepala Satpol PP Kabupaten Cianjur, Tohari Sastra, bahwa dalam menegakkan aturan harus jelas dulu persoalanya. "Kita sedang menunggu surat dari perijinan dan Disperindag mengenai data ijin minimarket. Kalau ternyata ijinya tidak sesuai atau tidak ada ijin kita akan tertibkan tentunya dengan berbagai tahapan."
 
Tohari juga menegaskan, keberadaan Perda Nomor 7 tahun 2011 berlaku surut. Namun bagi minimarket yang berdiri setelah perda itu terbit harus mentaatinya. "Kecuali ijin minimarket sebelum lahirnya Perda itu habis, perpanjangan ijinnya harus mentaati Perda. Jarak antar minimarket dengan minimarket dan pasar tradisonal minimal 500 meter."

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post