WARTOS

INFO SELEB

MUSIK

TIPS

BUDAYA

PASUNDAN EVENT

» » CIBODAS ULANG TAHUN, PENGUNJUNG BEBAS MASUK KAWASAN

(Pasundan Radio Cianjur) CIPANAS - Untuk lebih mengenal dan mengapresiasi fungsi dan peran Kebun Raya Cibodas (KRC) dalam koservasi dan pendayagunaan flora secara berkelanjutan, khusus hari Rabu (11/4) KRC-LIPI menggratiskan biaya masuk KRC. Akibatnya belasan ribu pengunjung yang datang dari berbagai daerah itu menyerbu kawasan KRC yang terkenal asri.
Langkah KRC menggeratiskan bagi pengunjung yang masuk kawasan dilakukan setiap setahun sekali bertepatan dengan ulang tahun KRC. Kasubag Tata Usaha KRC – LIPI Solehuddin mengatakan Momen ulang tahun yang ke 160 kali ini kita kembali memberikan kesempatan kepada masyarakat secara cuma-cuma untuk bisa menikmati apa yang ada didalam KRC. Menurut Solehuddin, pembebasan biaya masuk KRC khusus pada hari ulang tahun tersebut mengacu pada surat keputusan (SK) Kepala LIPI Nomor : 0597/IPH.UPT.02/KU/III/2012. Dari hasil pengamatan sementara, kata Solehudin, jumlah pengunjung mencapai belasan ribu orang. "Alhamdullilah, penggratisan tiket masuk ini mendapatkan antusiasme masyarakat dengan membeludaknya jumlah pengunjung yang mencapai belasan ribu orang," terang Solehudin.
Selain menggeratiskan biaya masuk bagi setiap pengunjung, pada ulang tahun KRC-LIPI itu juga diresmikan ruang peragaan Pendidikan Konservasi sekaligus meluncurkan pusat informasi website KRC dan CBGR (Cibodas Botanic Gardens Record), sebuah perangkat lunak basis data yang terintegrasi berisi informasi-informasi koleksi tanaman, statistik jumlah dan detail koleksi, termasuk foto-foto koleksi tanaman untuk membantu pengenalan tanaman. Termasuk melaksanakan Program Pendidikan Lingkungan (Pepeling) di 25 sekolah di Cianjur, Bogor, dan Bandung yang dilaksanakan sejak Maret hingga Mei 2012. 
"Program Pepeling ini merupakan bentuk implementasi dari salah satu tupoksi KRC dalam bidang pendidikan. Kegiatan ini dilakukan antara lain dengan melaksanakan pemberian materi pendidikan dan penanaman 1.500 pohon di 25 sekolah yang terdiri dari tanaman penghijauan, hias, buah-buahan, dan obat," tukasnya.
Selain itu momentum ulang tahun KRC juga dijadikan langkah awal memulai persiapan aplikasi ISO 9001 dalam pelayanan publik, sekaligus menggelar pelatihan identifikasi tumbuhan bagi 20 peserta yang sudah terpilih. 
"Pelatihan ini dilaksanakan dalam kurun waktu enam bulan untuk mencetak identifikator pertumbuhan yang handal dengan melibatkan para trainer kompeten yang tidak diragukan lagi keahlianya," pungkasnya ( Almunajat Libran )

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post