sponsor

sponsor

Slider

DEDENGKOT

WARTOS

INFO SELEB

MUSIK

TIPS

BUDAYA

PASUNDAN EVENT

Kecelakaan Bus, 7 Orang Anggota Pramuka Mengalami Luka

Pasundanradio.com - Bus yang mengangkut anggota Pramuka terguling di daerah Cibodas Cipanas, Senin (31/8). Diduga bus tersebut tidak kuat melewati tanjakan sehingga mundur dan terguling.

Dari informasi yang didapat, tergulingnya bus dengan nomor AD 1235 HA, melaju dari arah Bogor. Sesampainya di tanjakan bus tersebut mundur dan tidak dapat dikendalikan sehingga terguling. 

Kasatlantas Polres Cianjur, AKP. Didin Jarudin, menduga, bus tersebut tidak bisa melewati tanjakan. “Bus itu tidak kuat melakukan tanjakan hingga akhirnya mundur lagi dan terbalik,” ucapnya.

Menurut informasi yang dihimpun bus yang bernomor AD 1235 HA, membawa anggota Pramuka SMK Bina Karya Mandiri II, Rawa Lungggu, Bekasi Timur, menuju Kebun Raya Cibodas. Namun ketika akan melewati jalan menanjak di Kampung Sampay, Desa Cimacan, Kecamatan Cipanas, tiba-tiba mundur dan menghantam sepeda motor yang ada dibelakangnya hingga terbalik.

Tidak ada korban jiwa dari kejadian tersebut. Namun akibat peristiwa itu tujuh orang siswa dan dua orang pengendara sepeda motor harua dilarikan ke Rumah Sakit Cimacan, untuk mendapatkan perawatan. (F)

Jamaah Haji Cianjur Tertua Berusia 87 Tahun

Pasundanradio.com - Dari jumlah 1.061 calon jamaah haji (calhaj) yang berangkat tahun ini terdapat calon haji yang berusia diatas 80 tahun. Meski demikian calon haji tersebut siap untuk berangkat menuju tanah suci Mekkah.

Kepala Seksi (Kasi) Keberangkatan Haji Dan Umroh Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Cianjur, Abdul Rauf, mengatakan tahun ini terdapat calon jamaah haji berusia 87 tahun dan ini merupakan calon jamaah haji tertua asal Cianjur.

"Engkah bin Enjum, berusia 87 tahun asal Kampung Buni Ayu desa Kertamukti kecamatan Haurwangi, merupakan calon jamaah haji asal Cianjur yang paling tua diantara yang lainnya," katanya.

Abdul Rauf, menambahkan calon jamaah tersebut berada di kloter 51 yang akan berangkat pada 9 September. Dijelaskan juga bahwa selain calon jamaah tertua, di kloter tersebut juga terdapt calon jamaah yang termuda yaitu berusia 21 tahun.

"Juga ada calon jamaah termuda yaitu atas nama Titin Fatimah Kusolihah usia 21 tahun, kloter 51 berasal dari Kampung Gunung Lanjung Desa Cijedil Kecamatan Cugenang," ucapnya.

Kuota haji asal Cianjur tahun ini mengalami penurunan dari tahun lalu yaitu sebanyak 1.146 orang. Ini dikarenakan masih adanya renovasi di Masjidil Haram. Meski begitu animo masyarakat tetap saja tinggi. (F)

Kasus Korupsi Masih Dalam Proses Penanganan

Pasundanradio.com - Berbagai kasus tindak pidana korupsi yang masuk ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Cianjur masih terus diproses. Setidaknya ada lima perkara yang telah dilakukan penyidikan oleh pihak Kejari.

"Dari Pidsus telah melakukan penyidikan sebanyak lima perkara, antara lain gratifikasi terhadap desa peradaban. Tiga diantaranya telah ditingkatkan ke penuntutan. Atas nama H. Miftah yang merupakan anggota DPRD Cianjur, juga kasus pembangunan MAN Pacet. Keduanya yaitu Dede Kamaludin dan Juhaeli." Demikan yang dikatakan oleh Wahyudi, belum lama ini.

Dirinya menambahkan, dari tiga perkara yang sudah dalam proses penuntutan, terdapat kerugian negara hampir mencapai Rp2Miliar.

Selain itu juga dijelaskan Wahyudi bahwa kasus lainnya yang juga mendapat perhatian dan sedang dalam proses di pengadilan, yaitu kasus yang melibatkan bupati.

"Yang menonjol di Datun, bupati yang menjadi tergugat dalam kasus pembangunan terminal Rawabango dan ini masih proses di pengadilan. Pernah juga kasus sengketa tanah sekolah di daerah Cianjur Selatan dan itu sudah dimenangkan," jelasnya. (F)

31 Hari Masa Kampanye Bagi Masing-masing Pasangan

Pasundanradio.com - Setelah mendaptkan nomor urut masing-masing pasangan calon, perlu waktu tiga bulan untuk menghabiskan masa kampanye pibup Cianjur. Dari masing-masing pasangan calon bupati dan wakilnya mendapat 31 hari untuk melakukan kampanye.

"Masing-masing pasangan calon akan diberikan waktu sebanyak 31 hari untuk kampanye dari total 101 hari. Namun untuk hari besar tidak diperbolehkan untuk menggelar kampanye," kata Hilman Wahyudi dari divisi sosialisasi. 

Masa kampanye pada pilbup kali ini akan berlangsung cukup lama. Dimulai Kamis kemarin dan akan berakhir hingga 5 Desember 2015. Adapun metode kampanye akan dilaksanakan melalui rapat umum, yang nantinya akan dibagi secara bergiliran. 

KPU Cianjur pun telah memasang alat peraga yang berbentuk baliho dibeberapa titik yang telah ditentukan. Adapun lokasi yang dipasang yaitu lima titik tersebar di wilayah Cianjur.

"Lima titik itu antara lain di perempatan Lingkar timur (Jalan Raya Bandung-Cianjur), tugu Mamaos, Pasar Cipanas, Alun-alun Sukanagara dan Alun-alun Sindangbarang," ucapnya.

Dijelaskannya untuk di tingkat Kabupaten pihaknya sengaja memasang hanya lima titik saja yang dibiayai dari APBD.

"Berdasarkan aturan dari PKPU nomor 7 tahun 2015, jumlah baliho masing-masing pasangan calon hanya lima buah saja," jelasnya. (F)

Pedagang Daging Keluhkan Penurunan Pendapatan

Pasundanradio.com - Para penjual daging di beberapa pasar di Cianjur mengeluhkan penurunan pendapatan. Pasalnya hingga kini harga daging masih tinggi. Seperti daging sapi dan juga ayam potong belum juga mengalami penurunan harga.

Mereka meminta kepada pemkab untuk mencari solusi agar hal ini tidak berlangsung lama. Masih mahalnya kebutuhan tersebut membuat para penjual mengurangi dagangannya. Mereka menilai harga saat ini dinilai sudah tidak wajar. 

Asep salah seorang penjual ayam di pasar indik Cianjur mengatakan bahwa seharusnya pemerintah cepat-cepat melakukan upaya penstabilan harga.

"Pemerintah harusnya cepat melakukan upaya menstabilkan harga, jangan sampai menunggu lama," ucapnya.

Dirinya mengatakan bahwa dengan harga saat ini yaitu Rp40 ribu per kilogram membuat berkurangnya jumlah pembeli, yang berpengaruh pada omzet mereka. Asep berharap pemeeintah bisa mengembalikan harga ke semula.

"Kita sih berharap harga aecepatnya kembali ke semula. Dan idealnya harganya Rp25 ribu per kilo," kata Asep.

Selain harga daging ayam, daging sapi pun masih mengalami kenaikan. Untuk daging sapi harga saat ini sekitar Rp110 per kilogramnya. (F)

Sambut Baik Usulan KH. Abdullah Bin Nuh, Sebagai Pahlawan Nasional

Pasundanradio.com - Usulan KH. Abdullah Bin Nuh, sebagai Pahlawan Nasional disambut baik oleh Pemkab dan juga tokoh Cianjur. Gelar pahlawan nasional adalah gelar kehormatan yang sangat tinggi nilainya dan merupakan penghargaan atas Dharma Bakti seseorang terhadap bangsa dan negaranya.

Hal ini terungkap pada acara Seminar Nasional Pengusulan Ulang Alm. KH. Abdullah Bin Nuh sebagai Pahlawan Nasional di Bale Praja, Pendopo Kabupaten Cianjur, Rabu (26/8/15).

"Kami bangga dan bersyukur bilamana salah satu dari putra daerah dapat tampil menjadi suri tauladan perjuangan. Pemberian gelar pahlawan nasional kepada R. KH. Abdullah Bin Nuh diharapkan mampu meningkatkan motivasi bagi warga masyarakat Cianjur untuk dapat berbuat yang lebih baik lagi." Demikian sambutan Bupati Cianjur, yang di bacakan oleh Asisten Bupati Bidang Ekonomi dan Pembangunan Tresna Gumilar.

Seminar ini terselenggara atas kerjasamaTim Peneliti dan Pengkaji Gelar Daerah ( TP2GD) Provinsi Jawa Barat dengan Pemerintah Kabupaten Cianjur dan Paguyuban Pasundan Cabang Cianjur.

Dalam kesempatan tersebut bertindak sebagai narasumber diantaranya Prof. Susanto Zuhdi, H. Hum, Guru Besar Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, Dr. Mumuh Muhsin Z, Prof. Nina Herlina Lubis. MS ( TP2GD) Jawa Barat. (F)

Harga Tanah Tambah Tinggi, Perumahan Tetap Diminati

Pasundanradio.com -  Meski harga tanah semakin tinggi namun perumahan tetap diminati. Terbukti dengan makin bertambahnya lokasi perumahan yang terus berdiri. Ini tidak terlepas dari pertumbuhan penduduk yang semakin hari semakin bertambah.

Dengan bertambahnya penduduk, perumahan pun tentu akan bertambah. Selain itu harga tanah pun ikut naik. Tidak terkecuali di kawasan Cilaku Cianjur, yang mana di kawasan tersebut sudah dan juga ada yang sedang dibangun.

“Kenaikan tersebut bukan hanya di picu oleh banyaknya perumahan, tapi dengan adanya rencana pemindahan pasar juga turut memicu naiknya harga tanah di wilayah Cilaku." Demikian yang dikatakan oleh Camat Cilaku E. Kosasih.

Lokasi perumahan dimanapun dibangun, masyarakat tetap akan mencari. Kosasih juga mengungkapkan, terus bertambahnya lokasi perumahan di wilayah itu, disebabkan karena lokasi yang strategis, sehingga berpengaruh terhadap harga.

“Kenaikan harga tanah itu sendiri bervariasi. Seperti halnya tahun kemarin harga tanah berkisar Rp800 per meter sekarang ini bisa menacapai Rp1 juta per meter,” jelasnya. (F)