sponsor

sponsor

Slider

DEDENGKOT

WARTOS

INFO SELEB

MUSIK

TIPS

BUDAYA

PASUNDAN EVENT

Masyarakat Dihimbau Untuk Memperhatikan Masa Kadaluarsa Produk Makanan

Pasundanradio.com - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Cianjur bersama dengan Dinas Peternakan Perikanan dan Kelautan, melakukan inspeksi mendadak (sidak) kesejumlah pusat perbelanjaan, Selasa (30/6/15).

Dari hasil sidak tersebut tim menemukan produk yang sudah kadaluarsa dan juga hampir habis waktunya.

"Dari hasil sidak di supermarket perlu kita waspadai baik masa kadaluarsa maupun produknya. Karena kita temukan yang habis bulan ini tapi masih dipajang," kata Himam Haris, selaku Kepala Disperindag Kabupaten Cianjur, Selasa (30/6/15).

Himam menghimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati dan memperhatikan tanggal kadaluarsa terhadap produk yang akan dibeli.

"Kita mendapat informasi bahwa barang-barang yang sebentar lagi habis masa kadaluarsanya dikeluarkan pada saat-saat ini," ucapnya.

Apabila masih ada yang kedapatan menjual produk yang sudah habis masa kadaluarsa, pihaknya 

"Sesuai dengan UU yang berlaku maka akan ada tindakan dengan dilakukan penyitaan dan juga diberikan peringatan baik kepada supermarket maupun pusat perbelanjaan modern tersebut. Dan apabila dilakukan berkalai-kali maka ijinya akan bisa dicabut," jelasnya.

Sementara itu Mumuh, salah satu kepala toko (Supermarket) menuturkan bahwa kemungkinan produk tersebut terlewat dari pengecekan hingga tidak diketahui masa berlakunya.

"Produk yang tadi akan kami tarik. Harusnya tadi tapi berhubung kami rapat dahulu jadi belum sempat," jelasnya. (FI)

Perbaikan Jalan Terus Dilakukan

Pasundanradio.com - Sejumlah jalan Nasional antara Cianjur-Cipanas terus diperbaiki, baik penambalan maupun peninggian.

Salah seorang pekerja perbaikan jalan, Solihin, mengungkapkan, perbaikan jalan itu merupakan pekerjaaan rutin, setiap menjelang pelaksanaan arus mudik lebaran. 

"Penambalan dan perbaikan akan lebih ditingkatkan terutama pada saat akan memasuki arus mudik dan balik lebaran, untuk mencegah kecelakaan dan kemacetan," katanya, belum lama ini.

Sementara itu Kasatlantas Polres Cianjur, AKP Didin Jarudin mengatakan ruas jalan nasional yang ada di Kabupaten Cianjur, sejak pekan kemarin sudah dilakukan perbaikan.

"Kita menyambut baik perbaikan jalan ini. Sebab jika kondisi jalan buruk saat digunakan arus mudik dan balik sangat berpotensi kecelakaan," jelas Didin. (FI)

Dua Pengendara Motor Terhempas Kereta Api

Pasundanradio.com - Akibat pintu perlintasan yang tanpa palang, dua orang pengendara motor, yaitu Ai binti Nuryadi (40) dan Dadah (40), warga Kp Lembur tengah, Desa Cimanggu, Kecamatan Cibeber mengalami luka berat setelah tersambar kereta api Siliwangi, Minggu (28/6/15).

Kecelakaan yang menimpa dua orang tersebut terjadi swkitar pukul 12.00 WIB, saat keduanya berangkat dari rumah dengan mengendarai sepeda motor Yamaha Mio nopol F 6480 menyeberangi rel perlintasan kereta api di Kp Belengbeng, Desa Mayak, Kecamatan Cibeber.

"Korban terpental sekitar lima meter dari perlintasan tanpa palang pintu dan mengalami luka berat pada bagian tangan kaki dan leher," kata Asep (32) salah seorang saksi mata.

Asep menuturkan bahwa kejadian serupa telah sering terjadi. Ini juga kejadian kali kedua.

"Bahkan untuk kejadian yang lalu korban hingga tewas dengan kondisi yang mengenaskan," tuturnya.

Sementara itu, petugas pendaftaran IGD RSUD Cianjur, mengakui menerima korban yang terseret kereta api.

"Kedua korban masuk IGD sekitar pukul 12.20 WIB. Kedua korban mengalami patah tulang pada bagian leher, tangan, dan kaki," ucapnya. (FI)

Polda Jabar Himbau Pengguna Kendaraan Di Cianjur Untuk Berhati-hati

Pasundanradio.com - Sebanyak 2/3 kekuatan akan diterjunkan untuk mendukung Operasi Ketupat Lodaya 2015 di wilayah Resort Cianjur. Jajaran Kepolisian Resort Cianjur menyatakan kesiapan personilnya dalam menghadapi arus mudik dan balik pada Idul Fitri 2015.

Hal ini ini diungkapkan oleh Kapolda Jawa Barat, Irjen. Moechgiyarto, saat melakukan pemantauan arus di Cianjur, Jum'at (26/615).

"Setelah mendengarkan pemaparan dari Kapolres bahwa siap semua dimana titik-titik rawan macet dan juga rawan kriminalitas yang didukung 2/3 kekuatan ditambah kekuatan pendukung seribu lebih dan siap melaksanakan pengamanan arus mudik dan balik sekaligus melaksanakan Operasi Ketupat Lodaya 2015," ucap Kapolda.

Kapolda menjelaskan ada beberapa titik jalur yang merupakan prioritas di Jawa Barat, dan perlu pengamanan menghadapi arus mudik dan balik tahun 2015.

"Dalam Operasi Ketupat Lodaya 2015 sudah ada tiga jalur yang di prioritaskan dan untuk pengamanan kita akan bangun pospam dan pos pelayanan yaitu di jalur Pantura, Tengah dan Selatan ditambah dengan jalur penyangga yaitu Bopuncur," jelasnya.

Ketika ditanya apakah pihaknya akan menerjunkan tim khusus di titik-titik tertentu sebagai antisipasi pengamanan, dirinya menjawab itu tergantung situasi dilapangan.

"Tim khusus akan diterjunkan manakala kita melihat situasi keamanan mengalami peningkatan yang signifikan sementara kalau itu belum ya kita tidak perlu membentuk tim-tim khusus," ucapnya.

Khusus bagi masyarakat yang melewati kawasan Cianjur-Bogor dirinya menghimbau untuk berhati-hati karena kondisi yang menurun.

"Kondisi jalan bagus namun karena berkelok-kelok dengan belokan tajam serta tanjakan perlu kehati-hatian dari para pengemudinya," ucapnya. (FI)

Atasi Kesehatan Dengan PHBS

Pasundanradio.com - Untuk mengatasi masalah kesehatan tidak cukup hanya dengan memberikan obat kepada orang yang sakit. Karena semakin banyak orang yang sakit malah akan menambah beban pembiayaan dan tentu saja jadi ketergantungan dengan obat. 

"Hal yang paling penting adalah bagaimana kita mampu menumbuhkan kesadaran untuk segera mengaplikasikan perilaku hidup bersih dan sehat dalam keidupan sehari-hari guna mengantisipasi dan menghindari berbagai penyakit." Demikian yang dikatakan oleh Wakil Bupati Cianjur, Suranto, saat melakukan kunjungan kerja ke Puskesmas Sukaresmi Kecamatan Pacet, belum lama ini.

Dalam kunjungan kerjanya tersebut, Wakil Bupati meninjau langsung aktivitas pelanyanan puskesmas, ruang poli, serta mengontrol sarana dan prasarana yang ada.

"Pelayanan masih berjalan dengan baik meskipun masih perlu upaya memaksimalkan hingga mampu untuk menjadi Puskesmas dengan status Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) yang mana mempunyai kewenangan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga sendiri untuk mengatur keuangan dan kebutuhan lainnya untuk menunjang pelayanan dan kesejateraan para staf Puskesmas tersebut," tambahnya.

Dirinya terus memberikan motivasi kepada semua pengurus atau staf Puskesmas untuk mempunyai target atau cita-cita bagaimana mengembangkan puskesmas.

Disamping itu wakil bupati juga memberikan arahan kepada semua pegawai terutama mengenai implementasi program promotif dan preventif, serta Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

"Yang paling penting adalah mencegah dari pada mengobati, kalo terlalu banyak orang yang sakit, rumah sakit juga tidak akan sanggup untuk menangganinya, bahkan sejauh ini kapasitas RSUD Cianjur masih belum bisa menampung jumlah pasien yang semaik bertambah," ucapnya. (FI)

Angkot Terjun Mundur

Pasundanradio.com - Entah apa yang terjadi dengan sopir angkutan kota (angkot) jurusan Cianjur-Cipanas tiba-tiba saja mobil tersebut mundur dan terjun ke sungai dengan kedalaman 4 meter, di kawasan Panyaweuyan Kecamatan Pacet, Jum'at (26/6/15). Beruntung angkot dengan nomot polisi F 1944 ZU, dalam kondisi kosong.

Kecelakaan ini terjadi sekitar pukul 07.15 WIB. Menurut Sandi (19) yang meruipakan warga sekitar mengaku terheran-heran salah satu angkutan kota mundur dengan cukup kencang dan masuk ke sungai. Padahal jalanan tersebut  kondidinya menurun.

"Nggak tahu tiba-tiba saja angkot yang diparkir deket minimarket tersebut justru mundur, bukannya maju padahal jalanan turun. Tapi untung saja jalanan lagi kosong," katanya.

Ketika bergerak mundur angkot tersebut seolah sedang memanaskan mesin dengan suara yang cukup keras dengan bergerak seolah memutar sebelum akhirnya masuk sungai.

"Sebelum terjun ke sungai dari angkot ini kedenger suara mesin kayak yang lagi manasin mesin dan tidak stabil " tambahnya.

Dirinya menuturkan kondisi sopir mengalami luka pada wajahnya dengan mengeluarkan darah. Dan dilarikan ke Rumah Sakit Cimacan untuk diberikan pengobatan.

"Sopirnya keliahatan berdarah di bagian wajah sudah dibawa ke rumah sakit sama seseorang yang kebetulan lewat," tuturnya

Dari kejadian tersebut kondisi arus lalu lintas sempat dari kedua arah mengalami kepadatan dikarenakan banyak warga sekitar dan juga yang lewat menghentikan kendaraannya untuk mengetahui apa yang terjadi. (FI)

Warga Lapas Cianjur Perbaiki Ahlak

Pasundanradio.com - Kepala Kanwil Kementrian Hukum dan Ham Jawa Barat, I. Wayan Sukerta, mengapresiasi upaya dari pihak Lapas Kelas II B Cianjur, dimana pola pembinaan di tempat tersebut mengedepankan pembinaan spiritual dengan pendekatan Agama. Ini merupakan bagian penting karena ini merupakan upaya memperbaiki ahlak.

"Saya sangat mengapresiasi dan berterimakasih kepada pimpinan daerah dan tokoh agama yang tihdak hanya memberikan dorongan namun MUI menyiapkan da'i-dai yang langsung terjun dan secara terus menerus memeberikan mental spiritual dengan pendekatan pola pesantren. Demikian yang dikatakan oleh Kepala Kanwil Kementrian Hukum dan Ham Jawa Barat, I. Wayan Sukerta, ketika menghadiri Milad pesantren At-Taubah, Lapas kelas II B Cianjur, Kamis (25/6/15).

Wayan meminta kepada pihak lapas untuk mendidik penghuni lapas untuk bisa menanggulangi masalah yang berhubungan dengan sosial kemasyarakatan terlebih dalam hal kematian.

"Karena dimasyarakat sekarangkan sudah mulai susah dicari adalah petugas pemulasaraan jenazah dan kepada MUI untuk menambah satu materi adalah bagaimana mengurus jenazah secara baik dan benar berdasarkan agama. Ini penting dan berharap mereka diberikan pembinaan dan pembekalan untuk kembali ke masyarakat," tambahnya.

Selain itu juga disebutkannya bahwa ini merupakan revolusi mental yaitu dengan maksud untuk memperpaiki ahlak dan prilaku warga binaan yang ada di dalam Lapas.

Terkait dengan puluhan warga binaan lapas yang terindikasi positif mengkonsumsi barang narkotika, dirinya 

"Saya juga telah berkomunikasi dengan Kalapas dan pihak Polres agar melakukan pengawasan dan pemantauan. Kita tidak ingin dalam upaya pembinaan disisi lain ada celah yang dimanfaatkan dengan penyalahgunaan narkoba. Dan apabila ada petugas yang terlibat saya tidak segan-segan untuk ditindak," ucapnya. (FI)