sponsor

Slider

OUR SPONSOR

WARTOS

INFO SELEB

MUSIK

TIPS

BUDAYA

PASUNDAN EVENT

Aksi Mahasiswa Tuntut Penyelesaian Kasus Dana Bansos

Pasundanradio.com - Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Cianjur didatangi sejumlah mahasiswa. Maksud kedatangan mereka yaitu memberikan dukungan kepada pihak kejaksaan dalam menyelidiki kasus penyalahgunaan dana bantuan sosial (Bansos) yang hingga kini tidak ada kejelasananya.

Mohamad Fadil, selaku ketua Himpunan Mahasiswa Cianjur, mengatakan pihaknya mendukung upaya yang dilakukan oleh kejaksaan. Pihaknya berterimakasih dengan dibukanya kembali kasua penyelewengang uang rakyat yang justru tidak diketahui juntrungannya.

"Ini merupakan mega skandal yang dilakukan oleh pihak tertentu. Kami apresiasi dengan adanya itikad baik kejaksaan negeri Cianjur untuk membuka kembali penyelidikan dana hibah," ucap Fadil.

Dirinya menambahkan dalam penyelidikan kejaksaan jangan ragu-ragu untuk menetapkan tersangka apabila terbukti para pejabat baik legislatif maupun eksekutif terlibat dalam kasua ini. Jangan sampai ada pihak tertentu yang sengaja untuk mengintervensi proses penyelidikan.

"Kejaksaan harus menangkap siapa-siapa saja yang terlibat dalam kasus tersebut jika dalam pemeriksaan banyak pejabat baik eksekutif maupun legislatif yang terlibat untuk dihukum seberat-beratnya. Warga Cianjur tidak akan rugi kehilangan pejabat yang bermental maling dan bermental bangsat," tegasnya.

Dengan pengawalan dari pihak polisi, mereka akhirnya dapat membubarkan diri secara tertib, setelah beberapa perwakilan mahasiswa diperailahkan untuk beraudiensi dengan pihak kejaksaan. 

Pol PP Sisir Iklan Rokok

Pasundanradio.com - Iklan rokok kembali marak di Cianjur membuat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) turun melakukan penertiban. Meski larangan telah dikeluarkan namun seperti yang dapat dilihat di beberapa ruas jalan protokol berbagai macam iklan rokok memenuhi dinding ruas jalan di Cianjur.

Kepala Bidang Perundan-Undangan Satpol Pol PP Kabupaten Cianjur, Sulaeman Madna mengatakan pihaknya melakukan penertiban iklan rokok dalam beberapa hari. Sepekan kedepan anggotanya yang ada dilapangan akan menyisir jalur lalu lintas khususnya jalur provinsi.

"Hari pertama yang menjadi target penertiban yaitu jalur protokol lintas Cianjur hingga perbatasan Kabupaten Bogor. Dilanjutkan hari berikutnya yaitu jalur lintas Cianjur hingga perbatasan Sukabumi. Dan hari ketiga yaitu lintas Cianjur hingga perbatasan Bandung barat," katanya.

Dijelaskannya hal ini dilakukan menyikapi Peraturan Perundangan (PP) 19 tahun 2003 tentang pengamanan rokok bagi kesehatan. Selain itu juga dipayungi PP 109 tahun 2012, pengamanan bahan zat adiktif dari produk tembakau. Ditambah lagi dengan adanya peraturan bersama Permenkes PB 188/I/201dan Permendagri Nomor 7 tahun 2011. 

Puluhan Pegawai Kejaksaan Negeri Tidak Luput Dari Tes Urin

Pasundanradio.com - Puluhan orang pegawai Kejaksaan Negeri (Kejari) Cianjur tidak luput dari tes urin yang diselenggarakan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Cianjur, Selasa (26/4). Ini dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap peredaran barang narkoba dilingkungan aparatur negara. 

"Hari ini kita laksanakan tes urin di kantor Kejaksaan. Dan disini (kantor kejaksaan, red) ada sebanyak 87 personil petugas. Ini juga sebagai tindaklanjut BNNK Cianjur dari deklarasi minggu lalu," kata Ketua BNNK Cianjur, Hendrik.

Dirinya menjelaskan bahwa meski hasilnya bisa diketahui beberapa jam setelah tes dilaksanakan namun pihaknya akan melanjutkannya dengan menganalisa hasil. Karena dikhawatirkan ada yang sedang menjalani proses penyembuhan kesehatan dengan mewajibkan mengkonsumsi obat-obatan.

"Hasilnya bisa diketahui secara cepat namun kita tetap akan melakukan assesment karena mungkin ada yang sedang dalam proses penyembuhan yang mengharuskan seseorang mengkonsumsi obat. Kita akan wawancara mereka dengan memperlihatkan resep dari dokternya," jelas Hendrik.

Namun demikian pihaknya berharap semua yang menjalani tes urin tidak ada yang positif mengkonsumsi narkoba. Dituturkannya periode Januari 2016 hingga Apri, di Cianjur sudah ada beberapa orang yang menjalani proses rehabilitasi pengguna narkoba.

Kini Giliran Pegawai DPKAD Cianjur

Pasundanradio - Puluhan pegawai kantor Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) Kabupaten Cianjur disambangi Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Cianjur, Senin (25/4). Tanpa di ketahui sebelumnya seluruh pegawai di kantir tersebut melaksanakan tes urin secara bergiliran.

"Kita mendatangi kantor keuangan itu secara mendadak. Dan selepas upacara kita lakukan tes urin mulai dari pimpinan hingga officeboy," kata Hendrik, seelaku Kepala BNNK Cianjur ketika ditemui usai kegiatan.

Dijelaskan Hendrik upaya tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi dan pencegahan terhadap penyalahgunaan narkoba. Dirinya menuturkan bahwa hasil dari tes tersebut akan dilaporkan kepada pimpinan kantor tersebut.

"Hasilnya akan disampaikan kepada pimpinanya masing-masing dan diserahkan kepada pimpinannya mungkin sanksi akan diberikan, bila ada yang positif. Tapi mudah-mudahan tidak ada," ucapnya. 

Lagi, Pemotor Tewas Terlindas Bus

Pasundanradio.com - Lagi-lagi pengendara sepeda motor tewas terlindas. Kali ini menimpa Yayat (49) beralamat di Kampung Pasir Cina RT 3 RW 4, Desa Cipendawa Kecamatan Pacet. Dia tewas terlindas bus di Jalan Raya Bandung Karang Tengah, Jum'at (22/4).

Dari informasi, korban terlindas bus Karunia Bakti. Beberapa bagian tubuh mengalami luka dan patah tulang. Korban langsung dibawa ke rumah sakit umum daerah (RSUD) Kabupaten Cianjur untuk dilakukan otopsi.

"Dari hasil pemeriksaan otopsi beberapa bagian tulang mengalami patah antara lain pada lengan, tangan dan kaki. Selain itu juga dada korban mengalami remuk," kata Jajat Multazam, Kepala Instalasi Pemulasaraan Jenazah RSUD Cianjur.

Ditambahkannya korban diatar oleh petugas kepolisian masuk ke RSUD sekitar pukul 10.00WIB. Penyebab meninggalnya korban yaitu ban yang mengenai dada dan mengenai pada jantung dan usus. 

Korban yang sedang mengendarai sepeda motor dari arah Cianjur menuju Ciranjang, saat berada di Karang Tengah kendaraannya menabrak truk sehingga terjatuh. Namun dari arah berlawanan ada truk Karunia Bakti. Akhirnya korban terlindas bus dan meninggal.

Hari Kartini Puluhan Mahasiswa Angkat Isu Trafficking

Pasundanradio.com - Puluhan mahasiswi Cianjur turun ke jalan, Kamis (21/4). Bertepatan dengan hari kartini, mereka berorasi di bunderan bypass, menuntut pemerintah Cianjur untuk serius memperhatikan nasib warga khususnya kaum perempuan.

Aksi mahasiswi yang dimulai pada pukul 09.00WIB, mereka langsung berorasi secara bergantian. Isu yang mereka angkat yaitu trafficking dimana Cianjur merupakan kota yang masuk dalam lima besar di Jawa Barat terkait dengan penjualan perempuan.

"Trafficking di Cianjur berada di peringkat ke tiga di Jawa Barat. Makanya kami ingin pemerintah kabupaten Cianjur untuk melakukan upaya penanggulangan dengan cara membuka lapangan pekerjaaan yang luas," kata Umu Kulsum, selaku Koordinator aksi.

Sambil membawa keranda mayat, pada aksi damai ini mereka mencoba mengkritisi pemerintah Kabupaten Cianjur di hari Kartini sebagai momen dimana mereka merasa prihatin dengan kondisi perempuan Cianjur yang tidak mendapatkan kemajuan.

"Sangat ironis Cianjur yang merupakan kota santri tapi banyak dari kalangan perempuan yang terjerumus dalam perdagangan manusia," jelanya.

Dengan pengawasan pihak kepolisian, massa aksi yang berjalan tertib ini akhirnya membubarkan diri. Sebelumnya mereka sempat menabutkan bunga dan juga cap jari di bentangan kain yang telah mereka persiapkan. 

Pajak Kendaraan Tertagihkan Di Cianjur Tidak Pernah Surut

Pasundanradio.com - Kabupaten Cianjur memiliki potensi pajak kendaraan yang cukup besar. Sekitar 35 persen potensi wajib pajak dari 60 miliar yang belum tertagihkan. Berbagai upaya dilakukan agar potensi tersebut dapat diperoleh.

Hal ini disampaikan oleh Ahmad Solihat, selaku Kepala Seksi Pendataan dan Penetapan Dispenda Jabar Wilayah Cianjur. Dirinya menjelaskan bahwa berbagai upaya terus dilakukan untuk meraih potensi tersebut. Antara lain yaitu dengan bekerja sama dengan Pemkab dan juga pihak kepolisian.

"Potensi pajak dari kendaraan di Kabupaten Cianjur yaitu sebanyak 385.951 kendaraan. Kami lakukan untuk mempercepat capaian target penerimaan pajak di 2016," jelasnya.

Ahmad menjelaskan setiap tahunnya tunggakan pajak kendaraan khususnya di Cianjur tidak pernah berkurang. Kebanyakan kendaraan yang belum melaksanakan kewajibannya bervariasi antara kendaraan umum dan juga pribadi. 

"Kebanyakan kendaraan berada di Cianjur kota. Tapi bukan berarti di wilayah lainya tidak memiliki potensi dalam membayar kewajiban. Juga di wilayah Cianjur lainnya memilki potensi meski sedikit. Kita juga memfasilitasi dengan adanya tempat pembayaran (Payment Point) guna mempermudah masyarakat dalam membayar pajak," ucapnya. ( f )