WARTOS

INFO SELEB

MUSIK

TIPS

BUDAYA

10 Bandar Narkoba Ditangkap Satreskrim Polres Cianjur

Pasundanradio.com – Polres Cianjur melalui Satuan Reserse Narkoba menggelar Konferensi Pers terkait kasus tindak pidana narkotika yang terjadi kurang lebih tiga minggu terakhir, Sabtu (06/06/2020).

Kapolres Cianjur AKBP Juang Andi Priyanto didampingi Wakapolres dan PJU Polres menegaskan bahwa ada 10 bandar Narkoba 9 diantaranya menjual narkotika jenis sabu-sabu dan 1 orang menjual ganja.

Adapun inisial tersangka yaitu RA, MS, RK, RP, AS, JA, SY, AR, YS, DAN TT. Dari tersangka petugas mengamankan barang bukti berupa Sabu 102,75 gram dan Ganja 30,48 gram beserta alat timbangan.

Kapolres menambahkan Para tersangka Bandar Narkotika tersebut dijerat dengan 114 ayat 2 Jo 112 ayat 1 UUD 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman minimal 5 tahun dan hukuman seumur hidup.

Dari keterangan tersangka, mereka bisa mendapat keuntungan 1,5 juta per 1 gram yang mereka jual ke masyarakat 

“Ada tersangka juga yang dulu pekerjaannya di bidang properti di bidang pemborong karena mungkin ada masalah akhirnya lari jalan pintas sampai mengambil BB paling besar untuk jualan narkoba atas nama RP Sabunya sekitar 45, 27 gram," kata Kapolres.

TNI Bagikan Ribuan Paket Sembako Dan APD Kepada Warga Batulawang Cianjur

Pasundanradio.com - Dalam rangka penanganan dampak covid-19 di wilayah kabupaten cianjur, TNI melaksanakan bakti sosial (baksos) di Desa Batulawang Pacet Cianjur, (06/06/2020). Ribuan paket sembako dan alat pelindung diri (APD) dibagikan kepada warga.

Baksos ini dihadiri Wakil Asisten Teritorial (Waaster) Panglima TNI Brigjen TNI (Mar) Purnomo, Dandim 0608/Cianjur, Letkol Inf Rendra Dwi Ardhani, Asda 1 Kabupaten Cianjur, Asep Suparman beserta tamu undangan lainnya.

Wakil Asisten Teritorial (Waaster) Panglima TNI Brigjen TNI (Mar) Purnomo, mengatakan bahwa bantuan ini TNI menyasar warga dan para petani yang ada di sejumlah pelosok negeri, salah satunya adalah di Desa Batulawang, Cipanas, Cianjur ini.

"Baksos TNI ini dalam rangka penanganan dampak covid-19  di wilayah kabupaten Cianjur. Dan bukan hanya di daerah Cianjur saja kita laksanakan tapi juga di berbagai pelosok wilayah lain melaksanakan bantuan masyarakat," ujarnya kepada wartawan.

Dijelaskannya bahwa kegiatan sosial tersebut rutin digelar bekerjasama dengan unsur-unsur lain termasuk pemerintah. Tidak hanya dalam situasi pandemi saat ini namun juga di waktu waktu normal pun sering dilaksanakan.

"Yang kita kerjakan ini merupakan inisiasi bersama. Dan ini merupakan salah satu perhatian kami kepada masyarakat. Termasuk petani, nelayan dan warga lainnya," jelasnya.

Ia tak lupa mengimbau, dalam situasi pandemi dan pasca darurat copid-19 ini masyarakat harus tetap menjaga hidup sehat dan melaksanakan protokol kesehatan.

"Kuncinya adalah disiplin, dan mengikuti aturan yang ada diantaranya dengan selalu mencici tangan dengan sabun dan air mengalir," ungkapnya.

Sementara itu Asda I Kabupaten Cianjur, Asep Suparman, atas nama forkopimda Kabupaten Cianjur mengucapkan rasa terima kasih adanya bakti sosial yang dilaksanakan oleh TNI. Berharap kedepan, akan terus berkelanjutan.

"Kami mengucapkan terima kasih banyak kepada TNI Polri yang selama ini bersinergi baik, dan selalu hadir untuk masyarakat," ujarnya.

Unit Dikyasa Sat Lantas Polres Cianjur Hibur Anak-Anak Dokter

Pasundanradio.com – Sat Lantas Polres Cianjur berinisiatif menghibur Anak-anak di Rumah dinas Dokter I Made Setiawan Ciherang Kabupaten Cianjur dengan membawa badut dan memberi hadiah, Jumat (05/06/2020).

Ada dua badut yang bernama Adul dan Nunung yang mengunjungi Rumah dinas Dokter I Made yang berlokasi di JL. Raya Bandung, Km. 08 RT. 01/RW. 031, Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur

Kasat Lantas Polres Cianjur melalui Kanit Dikyasa Sat Lantas Polres Cianjur IPDA Budi Setya Yuda menjelaskan, kegiatan kunjungan tersebut dalam rangka menghibur anak-anak dokter yang ditinggal bertugas oleh orang tuanya sebagai tenaga medis yang menangani covid-19.

Saat dikunjungi anak-anak diberikan Edukasi dari Polwan Polres Cianjur, tentang cara memakai masker dan mencuci tangan yang baik dan benar. Tak hanya itu, anak-anak juga diberi hadiah berupa buku cerita, buku gambar, dan buku tulis.

Kanit Dikyasa Polres Cianjur Ipda Budi Setiayuda menambahkan kehadiran anggota Polri bersama badut ke kawasan Rumah dinas tersebut lebih kepada edukasi dan hiburan untuk anak-anak.

"Kami ingin anak-anak tetap di rumah dan senang, makanya kami hibur dan beri hadiah, dan Alhamdulillah anak-anak terlihat antusias menyambut badut dan senang saat diberi hadiah," pungkasnya.

PSBB Berakhir, Polres Cianjur Berikan Pemahaman New Normal Kepada Masyarakat

Pasundanradio.com - Dalam menyongsong new normal, Polres Cianjur bersama instansi terkait melaksanakan sosialisasi dan himbauan kepada para pengunjung Pasar induk Cianjur dan pusat ekonomi lainnya, Rabu (03/06/2020).

Kapolres Cianjur AKBP Juang Andi Priyanto, mengatakan upaya pencegahan lebih baik untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Dijelaskan bahwa pihaknya akan selalu berusaha memberikan himbauan kepada masyarakat terlebih setelah berakhirnya PSBB Parsial di Kab. Cianjur.

“Kegiatan himbauan ini akan dilaksanakan secara rutin di semua jajaran hingga ke Polsek-polsek dengan sasaran tempat tempat  umum, hotel, tempat wisata, pusat ekonomi yang salah satunya pasar induk Cianjur” ujar Kapolres.

Dalam kegiatan tersebut, petugas gabungan melaksanakan protokol kesehatan dengan memeriksa suhu badan pengunjung menggunakan thermo gun. Selain itu juga memberikan menghimbau kepada pengunjung pasar untuk selalu memakai masker dan memperhatikan protokol kesehatan.

Jajaran Polres Cianjur juga menghimbau kepada pengunjung pasar agar lebih memperhatikan keamanan  diri, serta menghimbau pemilik toko agar rutin melaksanakan penyemprotan desinfektan guna pencegahan penyebaran covid-19.


Belasan Orang Dapat Penghargaan Dari Kapolres Cianjur

Pasundanradio.com - Sebanyak empat belas orang terdiri dari anggota Polres Cianjur dan masyarakat seperti ketua DKM, pimpinan pondok pesantren, pendeta gereja, pimpinan vihara, dan kepada desa mendapat penghargaan pada apel Pemberian Reward, dihalaman Mapolres Cianjur, Selasa (02/06/2020).

Kapolres Cianjur AKBP Juang Andi priyanto didampingi perwira apel Kabag Sumda Polres Cianjur Kompol Asep Agustoni, mengatakan bahwa pemberian rewards ini karena dinilai karena telah berkontribusi mematuhi maklumat kapolri dalam penanganan covid-19 di kabupaten Cianjur.

"Butuh dukungan dari semua komponen masyarakat seperti tokoh masyarakat, tokoh agama, apalagi sekarang ini pemerintah telah memberlakukakan new normal dibeberapa tempat di Indonesia, tentu kita harus lebih ketat dalam menerapkan sosial distancing atau jaga jarak," kata Kapolres.

Beberapa diantaranya yaitu Kompol Undang Hasanudin sebagai ketua DKM mesjid At Taqwa Polres Cianjur, Bone Fasius Budiman sebagai Pendeta Gereja Paroki Santo Petrus, Teddy Suherman sebagai Pimpinan Vihara Tri Dharma.

Kapolres menambahkan agar mereka tetap mensosialisasikan kepada masyarakat tentang maklumat kapolri nomor 2 tahun 2020 dan protokol kesehatan dalam rangka penanganan Covid-19 sehingga nantinya kabupaten cianjur terbebas dari Covid-19.

Tawarkan Via Medsos, Travel Bodong Diamankan Polres Cianjur

Pasundanradio.com – Travel Bodong yang mengangkut pemudik dari Cianjur ke Jakarta, diamankan jajaran Polres Cianjur Minggu (31/5/2020). Pengendara diketahui menawarkan kepada calon penimpang melalui media sosial.


Kejadian berawal dari pengemudi travel bodong berinisial MRA (35), warga Jalan Masjid Allatif Kecamatan Tangerang Selatan Kota Tangerang Selatan yang melakukan live di Facebook menawarkan perjalanan dari Cianjur ke Jakarta melalui rute yakni Cilaku, Warung Jambe, Cipeuyeum Langsung Jakarta dan Tangerang dengan mencantumkan nomor telepon.

Hal tersebut terendus pihak Kepolisian Resor (Polres) Cianjur dan anggota piket Satlantas Polres Cianjur. Setelah didapati mengenai informasi kendaraan tersebut, pihaknya pun langsung melakukan pengejaran terhadap kendaraan travel gelap tersebut yang mengangkut tujuh orang penumpang pada pukul 22.00 WIB. Ternyata guna menghindari petugas, kendaraan travel tersebut melalui jalan alternatif yakni melalui Desa Limbangansari.

"Informasi awal kita dapatkan dari yang bersangkutan melakukan siaran langsung di salah satu media sosial dengan menawarkan jasa transportasi ke Jakarta dan sekitarnya. Hingga anggota kami memergoki dan melakukan komunikasi dengan yang bersangkutan," ujar Kasatlantas Polres Cianjur, AKP Ricky Adipratama

Setelah memasuki jalan utama, kendaraan travel gelap tersebut diamankan di Panembong beserta penumpangnya. Didapati para penumpang tidak memiliki surat izin keluar masuk (SIKM) dan akhirnya dikembalikan ke alamat masing-masing dengan menggunakan kendaraan dinas Polres Cianjur. Dari keterangan, tarif yang ditawarkan kepada penumpang berkisar Rp200-300 ribu.

"Agar ada efek jera para travel gelap tersebut, kita berikan penindakan berupa tilang dan kendaraan kita amankan juga di Polres Cianjur dan yang bersangkutan pun kita pulangkan juga," ungkapnya.

Pihaknya pun memperketat penjagaan di Cianjur agar masyarakat yang akan pergi ke Jakarta harus memiliki SIKM.

Sepakat Menuju Zona Hijau Dengan Adaptasi Kebiasaan Baru

Pasundanradio.com - Kabupaten Cianjur menjadi salah satu kabupaten di Jawa Barat yang menjadi wilayah Zona Biru. Sehingga, Cianjur bersiap menuju zona hijau dengan adaptasi kebiasaan baru.

Kapolres Cianjur AKBP Juang Andi Priyanto mengatakan, pihaknya bersyukur dengan ditetapkannya Cianjur menjadi zona biru. 

“Alhamdulillah, setelah melakukan vicon dengan Pak Gubernur Jabar, Cianjur menjadi zona biru kita akan melakukan hidup baru new normal atau adaptasi kebiasaan baru,” kata Kapolres bersama muspida lainnya seusai vicon dengan Gubernur Jabar di Pendopo Kabupaten Cianjur, Jumat (29/5/2020).

Kapolres berharap, Kabupaten Cianjur bisa menjadi zona hijau kembali agar masyarakat bisa beraktivitas seperti semula. Kapolres juga menyampaikan, agar masyarakat Cianjur jangan terburu buru dengan euforia atas kondisi Cianjur sekarang.

“Kita ingin ada tahapan tahapannya, wisata, sekolah dan lainnya akan dibuka lagi, secara bertahap dan harus dengan protokol kesehatan,” ujarnya.

Langkah pertama, kata beliau, pihaknya bersama forkopimda akan melakukan dan membahas perbup.

Sementara itu, Dandim 0608/Cianjur, Letkol Inf Rendra Dwi Ardhani menambahkan, pihaknya bersama forkopimda akan melaksanakan pengendoran di sejumlah pos pos perbatasan. 

“Setelah ada informasi zona biru, kita akan kendorkan penyekatan di sejumlah perbatasan, ” ujarnya.

Meski begitu, kata dia, pihaknya bersama forkopimda juga akan melakukan pengetatan dan pendisiplinan kepada masyarakat di sejumlah tempat keramaian, menerapkan protokol kesehatan di semua kegiatan  pabrik, perkantoran, tempat umum, pasar, tempat ibadah.

“Kita akan selalu mengingatkan masyarakat dengan pengeras suara agar disiplin, untuk memutus mata ranrai corona di Cianjur, ” ujarnya