WARTOS

INFO SELEB

MUSIK

TIPS

BUDAYA

PASUNDAN EVENT

Polres Cianjur Tindak Pemakai Knalpot Bising

Pasundanradio.com - Satlantas Polres Cianjur melaksanakan penertiban terhadap kendaraan roda dua dan roda empat, Rabu (20/11/2019). Adapun target penertiban ini ditujukan terhadap knalpot bising dan Rotator/Blitz juga Sirine yang Terpasang di Mobil Pribadi.

Beberapa kendaraan roda dua terjaring dalam kegiatan tersebut dimana mereka harus melepaskan knakpot yang dipasang. "Penindakan  dilakukan kepada pengendara seperti tilang dan pelepasan knalpot," kata Kasat Lantas Polres Cianjur AKP Adhimas Sriyono Putra.

Pelaksanaan penindakan yang dilaksanakan jajaran Satlantas Polres Cianjur ini dilaksanakan secara stasioner, hunting system dan turjawali. 

Kegiatan yang dilakukan dari pukul 09.00 wib s/d 11.30 wib, selain langkah penindakan dengan tilang sesuai dengan Pasal 286 jo, Pasal 106 (3) jo, Pasal 48 (3) UU RI. No 22/2009 tetang Lalu lintas & Angkutan jalan juga mereka harus menandatangani surat pernyataan diatas materai untuk tidak mengulanginya.

Knalpot tersebut di lepas di hadapan petugas. Dan apabila di kemudian hari knalpot tersebut masih di gunakan akan di ambil tindakan lebih tegas.

90 Orang Ikuti Sekolah Kader Bawaslu

Pasundanradio.com - Sebanyak 90 orang mengikuti pendidikan pengawasan pemilu dalam Sekolah Kader yang dilaksanakan Bawaslu Kabupaten Cianjur, di kawasan Ciloto Cianjur, Sabtu (16/11/19). Selama 5 hari mereka berdiskusi seputar pengawasan pemilu dan demokrasi.

Ketua Bawaslu Kabupaten Cianjur, Usep Agus Jawari, mengatakan, Sekolah kader ini merupakan bagian dari langkah yang dilakukan Bawaslu untuk melakukan pendidikan pengawasan. "Peserta memiliki tugas meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengawasan pemilu," kata Usep.

Usep menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan investasi Bawaslu jangka panjang bukan hanya sebatas menghadapi Pilkada saja. Masyarakat dengan sendirinya akan melakukan pengawasan dalam proses pemilu. 

"Kegiatan ini dibuat yang berdimensi panjang dimana pada outputnya diharapkan bisa muncul inovasi dari masyarakat itu sendiri terkait dengan pengembangan demokrasi terkait dengan bagaimana setiap momentum pemilu," tambahnya. 

Adapun perekrutan peserta dilakukan secara terbuka mulai dari proses seleksi secara terbuka antara lain proses administratif pendaftaran penerimaan calon siswa, wawancara. Dijelaskan Usep, dari kegiatan ini diharapkan kedepannya semua peserta ini bisa mentransformasikan yang didapatkan kepada masyarakat banyak. 

"Selama 5 hari ini mereka berdiskusi bersama dari pagi sampai malam. Adapun yang dibahas terkait dengan kePemiluan, demokrasi, cara meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengawasan pemilu," jelasnya.

Bandar Dan Pengedar Narkoba Akan di Dor

Pasundanradio.com - Jajaran kepolisian Resort Cianjur menangkap 9 orang bandar dan pengedar narkoba. Para pelaku ditangkap di sejumlah tempat dengan barang bukti ganja, obat-obatan dan juga sabu serta timbangan. Mereka antara lain berinisial S, DY, AA, ES, DA, AA, VY, UY, AR.


Kapolres Cianjur AKBP Juang Andi Priyanto mengatakan kalau barang haram tersebut di dapatkan pata pelaku dari sekitar Cianjur. "Kebanyakan para bandar narkoba sabu dan ganja ini, mendapatkan pasokan dari luar Cianjur seperti Sukabumi, Bandung, Bogor dan Jakarta," kata Juang, ketika melaksanakan press release, Selasa (11/12/2018).


Ditambahkannya, untuk menghindari petugas, para bandar dan juga pengedar tidak lagi menggunakan jalur utama tapi menggunakan jalan-jalan kecil dan juga sepi. "Mereka juga menggunakan kendaraan motor melalui jalan-jalan tikus, seperti Jonggol dan daerah lain sekitar Cianjur," tambahnya.


Dijelaskan Kapolres, para bandan dan pengedar barang haram sengaja mengelabui narkoba dengan dibungkus rapi dengan menggunakan kertas dan plastik dengan ukuran kecil. Adapun sasaran para pengedar dan juga bandar yaitu kalangan anak muda di Cianjur.


Ditegaskan Juang, kalau pihaknya tidak akan segan menindak tegas kepada para pelaku narkoba. "Kami juga tidak akan segan apabila di wilayah Cianjur masih ada bandar dan juga penjual narkoba serta sabu akan ditindak tegas yaitu tembak ditempat," tegas Kapolres.


Adapun pasal yang dikenakan kepada mereka yaitu pasal 114 (2), Jo 111 ayat (2) UU no. 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun maksimal 20 tahun.

Ngeri Tabrakan Beruntun di Cianjur

Tabrakan Beruntun di Cianjur Kembali Terjadi

Pasundanradio.com - Tabrakan beruntun kembali terjadi di kawasan jalan Raya Sukabumi - Cianjur, tepatnya di kampung Gombong Rt. 03/03 Desa Songgom Kecamatan Gekbrong Kabupaten Cianjur, Minggu (03-11-2019).

Kecelakaan kali ini menimpa truk dan beberapa kendaraan lainnya. Adapun kronologis tabtakan beruntun yaitu sekitar pukul 08.00 WIB, kendaraan Mitsubishi Fuso No Pol B 9495 CXR yang membawa muatan berisi kardus dan dikemudikan oleh Rangga Buana dengan kernetnya bernama Suhanda melaju dari arah Sukabumi menuju ke arah Cianjur.

Ketika berada di jalan lurus dan menurun tiba-tiba kendaraannya yang dikemudikannya hilang kendali. Demikian juga rem kendaraan tidak berfungsi. Kemudian kendaraan oleng ke kanan. Dari arah berlawanan melaju kendaraan truck Mitsubishi dengan No Pol F 8871 VC dikemudikan oleh Encep Ruswandi dan mengenai bagian kanan.

Tidak hanya berhenti disitu saja. Kemudian menabrak bagian depan Kendaraan Nissan X-Trail No.Pol B 1110 ZJ dikemudikan oleh Cece Daud yang melaju dari arah berlawanan.

Selanjutnya Kendaraan Mitsubishi Fuso oleng ke kiri menyeremet bagian belakang Kendaraan Suzuki APV No. Pol F 1290 G, yang berada di belakang kendaraan Nissan X-Trail.

Kendaraan Mitsubishi Fuso kemudian menyeremet Kendraan sepeda motor Honda Beat No.Pol F 3342 XL.

Kendraan Mitsubishi Fuso baru bisa berhenti setelah akhirnya menabrak pohon dan tembok pagar kantor Desa Songgom," kata Iyus (45) salah seorang warga.

Tidak ada korban jiwa akibat kejadian tersebut dan hanya mengalami luka. Arus lalu lintas dikawasan tersebut sempat tersendat karena banyak warga yang ingin tahu dan juga kendaraan yang sedang melintas.

Wajah Baru Kawasan Wisata Kuliner di Cianjur

Pasundanradio.com - Ditengah maraknya kuliner ataupun makanan jajanan di Cianjur, membuat jasa antar semakin diperlukan. Tidak heran masyarakat saat ini semakin dimanjakan dengan adanya jasa pesan antar makanan. Mereka hanya tinggal pilih jenis makanan yang diinginkan melalui aplikasi ponsel dan tunggu makanan datang.


Seperti halnya Grab. Sejak adanya jasa antar makanan ini warga semakin dimudahkan dalam memesan makanan. Berbagai macam makanan tinggal dipesan. Dan salah satu kawasan yang banyak dikunjungi warga juga menjadi magnet bagi pecinta kuliner di Cianjur yaitu Jalan Dewi Sartika (jalan Sinar).

"Saya mengapresiasi usaha Grab Cianjur yang menginisiator acara ini. Mudah-mudahan akan menguntungkan semua pihak, baik Grab maupun pedagang. Masyarakat juga dimudahkan dalam memesan makanan dengan hanya meng klik Grab," kata Plt Bupati Cianjur, H. Herman Suherman, usai penandatanganan kolaborasi dengan Grab, Rabu (30/10/2019).

Sementara itu pimpinan Grab Area Jawa Barat Yose Tireza Arizal, menjelaskan bahwa pihaknya ingin membuat suatu wilayah dimana para pembeli bisa menikmati jajanan dengan nyaman. Selain itu juga bisa memberikan kemudahan bagi para pembeli bila tidak bisa datang ke tempatnya.
"Untuk konsepnya sendiri kita ingin ada satu wilayah dimana kita bisa menikmati kuliner dengan datang dan gembira.Tapi kalaupun tidak bisa datang kita bisa pesan lewat aplikasi dengan memilih lewat daftar (list), " jelasnya.

Dirinya berharap bisa mempertemukan dunia maya dan nyata, serta bisa menikmati suasana nyaman dengan hiasan yang ada di kawasan itu.

"Dengan memilih kawasan Sinar karena dilihat dari jumlah pengunjung wilayah ini memiliki potensi yang baik. Mudah-mudahan kedepannya kita bisa merangkul UMKM yang ada di Cianjur," tambahnya.

Adapun mitra Grab di Cianjur saat ini terdapat hampir lebih dari 1000. Kedepan pihaknya berharap bisa merangkul seluruh UMKM yang ada di Cianjur. 

Mayat Perempuan Mengambang di Kolam

Pasundanradio.com - Jajaran Poksek Cianjur Kota menemukan sesosok mayat perempuan mengambang di kolam, Selasa (29/10/2019). Sontak warga di Kelurahan Sayang Kecamatan Cianjur dikejutkan dengan berita ini.

Korban bernama Imas Masitoh (44) warga Kp. Langensari Rt. 006/019 Kelurahan Sayang Kecamatan Cianjur. Menurut informasi dari saksi yaitu Aisyah, sekira jam 07.00 wib, dirinya bersama korban sedang mencuci pakaian di kolam mesjid AL- HUDA. Lalu sekitar jam 09.00 wib, saksi pulang ke rumah.

Sekitar jam 10.00 wib, saksi lainnya bernama Dian,  melihat korban sudah mengambang di kolam Mesjid AL-HUDA.

"Menurut keluarganya, korban mempunyai Riwayat Sakit Ayan (Epilepsi) dan Depresi (Stres)," ucapnya.

Hal tersebut dibenarkan oleh Kapolsek Cianjur kota, Kompol Iskandar. Menurut dia, pihaknya benar telah menemukan mayat perempuan. Setelah dikonfirmasi krpada pihak keluarga membenatkan kalau korban mempunyai riwayat Epilepsi. 

"Pihak kelurga korban menolak untuk dilakukan otopsi dan jenazah langsung di serahkan kepada pihak keluarga," kata Kapolsek Cianjur kota, melalui Paur Subbag Humas Polres Cianjur, IPDA Budi Setiayuda.

Puluhan Siswa TK dan SD di Cianjur Keracunan

Pasundanradio.com - Sebanyak 31 siswa Sekolah Dasar Negeri 3 dan TK Tunas Karya di Sukanagara Cianjur Selatan, dilarikan ke Puskesmas Sukanagara, Selasa (29/10/2019). Diduga keracunan makanan setelah mengkonsumsi jajanan yang dijual di halaman sekolah.

Kepala Puskesmas Sukanagara, Tuti Amalia, mengatakan, para siswa tersebut langsung dibawa ke puskesmas, terdiri dari 25 siswa SD dan 6 siswa TK.
"Para korban sudah mendapatkan penanganan dan tidak ada yang dirujuk ke rumah sakit. Jika memang kondisinya telah membaik, para korban akan di pulangkan," kata Tuti, kepada wartawan, Selasa (29/10/2019).
Tuti menjelaskan, untuk sampel makanan sudah dibawa oleh pihak puskesmas ke laboratorium Dinas Kesehatan Cianjur "Kita lakukan uji laboratorium, memastikan apakah dari makaroni atau dari bumbunya. Yang jelas ke depan kami dari puskesmas juga akan melakukan sosialisasi agar siswa tidak jajan sembarangan," jelasnya.
Sementara itu Kapolsek Sukanagara, AKP Cahyadi, mengatakan, jajaraannya telah menerjunkan personil untuk melakukan penyelidikan terkait kejadian keracunan itu.
"Kita masih melakukan pendalaman terkait kejadian ini. Untuk sample makanan dan pedagangnya telah kita amankan," ucap Cahyadi.