WARTOS

INFO SELEB

MUSIK

TIPS

BUDAYA

Inilah Nomor Urut Paslon Bupati Dan Wakilnya di Pilbup Cianjur 2020

Pasundanradio.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Cianjur melaksanakan pengundian dan penetapan nomor urut pasangan calon bupati dan wakil bupati Pilkada Cianjur 2020 di Hotel Yasmin, Cipanas, Kamis (24/09/2020). 

Dan hasilnya pasangan Mohammad Toha-Ade Sobari (HaDe) mendapatkan nomor 1, berikutnya pasangan Oting Zaenal Mutaqin-Wawan Setiawan (OTW) mendapatkan nomor 2, pasangan Herman Suherman-Tb. Mulyana Sahrudin (BHS-M) mendapatkan nomor 3, dan Lepi Ali Firmansyah-Gilar Budi Raharja (PILAR) mendapatkan nomor 4.

Setelah melakukan pengundian nomor urut, masing-masing paslon melakukan deklarasi sekaligus penandatanganan pakta integritas kaitan protokol kesehatan Covid-19. 

Ketua KPU kabupaten Cianjur, Selly Nurdinah mengatakan bahwa tahapan pemilihan bupati dan wakilnya terus berjalan dan diharapkan kepada para pasangan untuk mematuhi protokol kesehatan.

"Kami berharap pasangan calon bupati dan wakilnya untuk mematuhi protokol kesehatan dan warga nanti pada 9 Desember untuk datang ke TPS memilih pasangan bupati," kata Selly.

Ketika ditanya target partisipasi masyarakat pada pemilihan bupati dan wakil bupati 2020 ini pihaknya menjawab bahwa minimal sama dengan pemilihan sebelumnya yaitu 75%.

"Untuk tingkat nasional targetnya 77,5% ya harapan kami juga kita bisa mencapai target tersebut paling tidak bisa sama dengan target yang sudah kita capai pada pemilu sebelumnya yaitu 75.5%," jelasnya.

Satlantas Polres Cianjur Raih Penghargaan Dari Kapolda

Pasundanradio.com - Satlantas Polres Cianjur berhasil meraih juara ke 3 dalam lomba ROAD SAFETY PARTNERSHIP ACTION (RSPA) Tingkat Polda Jawa Barat di hari ulang tahun (HUT) Polisi Lalulintas yang ke – 65.

Dalam lomba keselamatan berlalulintas tersebut juara satu diraih oleh Polrestabes Bandung, juara dua diraih oleh Polresta Bogor Kota, dan Polres Cianjur meraih juara tiga.

Kapolda Jabar Irjen Pol Drs. Rudy Sufahriadi memberikan piagam penghargaan langsung kepada Kasat Lantas Polres Cianjur AKP. Meilawati, dan 2 (dua) perwakilan Polres jajaran di gedung Ditlantas Polda Jabar, Selasa (22/09/2020).

Kasat Lantas Polres Cianjur AKP. Meilawati, mengatakan, dalam berbagai kegiatan pihaknya selalu bekerjasama dengan Pemkab dan juga tokoh masyarakat guna tercapai keselamatan berlalu lintas.

“Satlantas Polres Cianjur selama ini selalu menggandeng instansi seperti Dishub Kab.Cianjur, PUPR Kab.Cianjur, Dinas Kesehatan Kab.Cianjur, dan Jasa Rahardja beserta tokoh masyarakat dalam menciptakan kawasan tertib lalu lintas dan menciptakan Safety Riding dalam keselamatan berlalu lintas," ucapnya.

Tindak Tegas Pelanggar, Polres Cianjur Bersama TNI dan Pemkab Bentuk Tim Khusus

Pasundanradio.com - Polres Cianjur bersama unsur TNI, dan Pemda Kabupaten Cianjur membentuk Tim Khusus. Tim yang diberi nama Tim Maung ini dalam rangka menindak tegas pelanggar protokol kesehatan. Pembentukan tim ini secara resmi Launching dengan dihadiri anggota Polres Cianjur, unsur TNI, Dishub, Dinkes dan Satpol PP di Lapangan Mapolres Cianjur, Senin (21/09/2020).

Kapolres Cianjur AKBP Mochamad Rifai, mengatakan  dengan adanya tim pemburu ini diharap bisa memberikan semangat kepada seluruh masyarakat untuk bersama-sama melawan COVID-19 dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan.

"Kegiatan launching tim pemburu pelanggar protokol kesehatan COVID -19 ini, merupakan sebuah semangat bersama untuk melawan Corona, dan juga menggugah kembali kesadaran masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan, demi mencegah penularan COVID-19," kata Kapolres. 

Ditambahkannya, untuk menangani COVID-19 ini tentunya Polres Cianjur tidak bisa bergerak sendiri dan perlu sinergitas baik dari Polres Cianjur, Pemda Kabupaten Cianjur juga TNI, guna mencegah penyebaran COVID-19.

Kapolres menjelaskan bahwa Tim Pemburu Pelanggar Protokol Kesehatan memiliki tugas yang berbeda dengan gugus tugas. Tim yang terdiri dari anggota TNI, Polri dan Satpol PP ini nantinya akan menertibkan dan mendisiplinkan masyarakat dengan memberi sanksi berupa denda uang, maupun sanksi sosial berupa  membersihkan fasilitas umum.

"Tim pemburu lebih kepada masyarakat atau instansi yang tidak tertib kepada protokol kesehatan, kalau gugus tugas lebih kepada tindakan preventif," jelasnya.

Pengunjung Kafe pun Kena Sanksi Petugas

Pasundanradio.com - Guna memutus rantai peredaran covid 19 dan juga Penegakan Inpres No. 6 Tahun 2020, Polres Cianjur gencar laksanakan kegiatan Ops Yustisi. Kegiatan ini juga melibatkan dari unsur TNI yaitu dari Kodim 0608/CJR serta Satpol-PP, Dinas Kesehatan, BPBD dan PMI.

Kapolres Cianjur Mochamad Rifai mengatakan bahwa Operasi yustisi ini sebagai tindak lanjut Inpres No. 6 tahun 2020 tentang peningkatan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.

“Saat ini kita sedang menggelar Ops Yustisi. Ini juga merupakan upaya kita guna memutus mata rantai covid-19 dan juga bentuk kasih sayang kita,” jelasnya.

Ditempat terpisah Kabag Ops Polres Cianjur AKP Alan mengungkapkan bahwa Ops Yustisi kali ini tidak hanya menyasar kepada pengguna jalan tapi juga ke cafe-cafe yang tidak memperhatikan protokol kesehatan. 

"Masyarakat yang kedapatan tidak mengunakan masker langsung dikenakan sanksi sosial maupun sanksi fisik oleh petugas," ungkapnya.

Satlantas Polres Cianjur Bagi-bagi Masker di HUT ke-65 Polantas

Pasundanradio.com - Satuan Lalu Lintas Polres Cianjur, Polda Jawa Barat, memperingati hari ulang tahun ke-65 Polantas dengan cara membagikan masker kepada pengendara yang melintas di wilayah hukumnya, Kamis  (16/9/2020).

Kapolres Cianjur, AKBP Mochamad Rifai, melalui Kasat Lantas, AKP Meilawaty mengatakan, pembagian masker tersebut, sebagai bentuk kepatuhan dan kampanye agar masyarakat patuh terhadap protokol kesehatan.

"Kami terus kampanyekan penggunaan masker di wilayah Polres Cianjur," ujar AKP Meilawaty.

Pihaknya berharap, masker yang dibagikan ini bisa bermanfaat bagi kesehatan masyarakat dan juga tidak terjaring operasi masker atau razia yustisi. Sebab, ia ingin warga di wilayahnya tetap mematuhi protokol kesehatan.

“Marilah kita patuhi protokol kesehatan dengan gunakan masker, karena virus ini bisa menyerang siapa saja," ucapnya.

Kasat Lantas juga mengimbau kepada masyarakat maupun pengguna kendaraan agar patuh terhadap rambu lalu lintas di wilayah hukumnya.

Bentuk Tim Satgas Khusus Redam Jumlah Kasus Narkoba di Cianjur Kota

Pasundanradio.com - Dalam rangka menurunkan kasus narkoba di Canjur, Kecamatan Cianjur, membentuk Satgas Anti Narkoba yang terdiri dari 6 desa dan 1 kelurahan. Ini bertujuan agar peredaran narkoba di Cianjur menuju nol. 

Camat Cianjur, Tom Dani Gardiat, mengatakan bahwa pihaknya bersama BNNK Cianjur, mencoba untuk menghapus peredaran narkoba dimana sudah berada di level menghawatirkan.

"Jumlah kasus narkoba di Cianjur kota sudah mencapai 3 digit dan yang paling tinggi peredaran narkoba di Cianjur kota berada di kelurahan sayang yang sudah mencapai 2 digit," kata Tom Dani Gardiat, Rabu (16/09/2020).

Dirinya menambahkan bahwa dengan adanya kegiatan ini bisa kasus narkoba di Cianjur kota jadi nol.

Sementara itu Kepala BNNK Cianjur, Basuki, mengungkapkan bahwa dengan adanya kegiaan ini bisa menjadi pilot projek dan bisa melakulan pencegahan dan pemberantasan secara mandiri. 

"Kita sudah tetapkan 6 kecamatan yang rawan narkoba antara lain kecamatan Cipanas, Pacet, Cianjur kota, Cilaku, karang tengah, dan Cikalong. Namun rangking pertamanya Cianjur kota, Cipanas dan Pacet," kata Basuki.

Untuk tahun 2020 pihak BNNK Cianjur telah menangkap 2 pelaku dari 2 kasus yaitu ganja dari Aceh lebih dari 60 kg yaiitu dibulan Maret dan Juni 2020.

Polres Cianjur Akan Berikan Sanksi Kepada Peserta Pilkada

Pasundanradio.com - Kapolres Cianjur AKBP Mochamad Rifai, akan berikan sanksi kepada siapapun yang melanggar kesepakatan pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020. Hal ini disampaikan usai melaksanakan pembagian masker dan deklarasi mematuhi protokol kesehatan 2020 bersama paslon peserta pilkada, dihalaman Mapolres Cianjur, Rabu (10/09/2020).

Dijelaskan Kapolres bahwa pihaknya akan menindak apabila nantinya diketahui ada pihak tertentu yang melanggar kesepakatan.

"Pada masa kampanye kita akan melakukan penindakan apabila di ketahui adanya kerumunan dan tidak memperhatikan protokol kesehatan pada masa kampanye," jelas Kapolres.

Terkait pengamanan di Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada pemilihan kepala daerah 2020, Polres Cianjur menyiagakan sebanyak 850 personil. Selain itu juga Polres akan dibantu TNI yang di siagakan.  

Selain melaksanakan deklarasi patuhi protokol kesehatan pada pilkada 2020, yang dihadiri jajaran Polres, TNI, Forkopimda, Paslon, dan tokoh agama, dalam kegiatan ini juga membagikan masker kepada para pengemudi motor dan mobil baik yang melintas dikawasan Mapolres Cianjur dan juga di beberapa kawasan lainnya. 

"Kita dari Polres Cianjur beserta 24 polsek secara serentak membagikan sebanyak 15 ribu masker," ungkapnya.