Slider

DEDENGKOT

WARTOS

INFO SELEB

MUSIK

TIPS

BUDAYA

PASUNDAN EVENT

Lindungi Beras Pandanwangi, Pemkab Cianjur Akan Pasang Bacode Indikasi Geografis

Pasundanradio.com - Keberadaan beras Pandanwangi sebagai varietas unggulan khas yang dimiliki Kabupaten Cianjur, sudah saatnya diberikan perlindungan dari pemerintah. Adapun bentuk perlindungan tersebut yaitu dengan cara labeling. Ini dimaksudkan untuk melindungi produsen dan juga konsumen agar tidak tertipu oleh berbagai macam beras yang beredar di pasaran.

Terkait dengan maraknya beras berlabelkan Pandanwangi, yang belum tentu beras tersebut Pandanwangi asli, pemerintah kabupaten Cianjur akan melakukan upaya yaitu dengan cara Labelisasi. Ini berguna bagi konsumen agar dapat mengetahui beras yang asli pandanwangi. "Untuk barcode yaitu Disperindag dan untuk pengesahan keasliannya dan juga indikasi geografis, kita." Demikian yang dikatakan oleh E. Laksana, selaku penyusunan program Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura (TPH) Kabupaten Cianjur, (27/11/14).

Dirinya menjelaskan bahwa sudah sewajarnya  beras pandanwangi asli relatif mahal. "Kalau mau petani pandanwangi tetap eksis harganya harus 2 kali lipat dari beras biasa dan harganya minimal Rp15ribu perkilo, karena selain rasa juga masa panennya pun hanya 2 kali dalam setahun. Berbeda dengan beras biasa yang masa panenya tiap 3 bulan sekali," tambahnya.

Upaya-upaya pelestarian padi Pandawangi mestinya lebih dioptimalkan, terlebih dengan telah diterbitkannya Perda Nomor 6/2013. Menurut rencana labeling barcode ini akan dilaksanakan pada akhir tahun ini. "Dengan adanya labeling nantinya para konsumen akan mengetahui beras pandanwangi asli," ujarnya. (FI)

Cuaca Tidak Menentu Beberapa Ternak Mati

Pasundanradio.com - Memasuki cuaca musim penghujan bagi para petani ikan dan juga peternak baiknya memberi pakan yang cukup. Selain itu juga pemberian pakan tambahan berupa vitamin, penting agar hewan ternaknya tetap sehat. Dinas Peternakan Perikanan dan Kelautan Kabupaten Cianjur, selalu melakukan monitoring terhadap hewan ternak dan juga ikan, karena dikhawatirkan dengan kondisi cuaca seperti saat ini ada ternak yang terkena penyakit.

"Kemarin ada beberapa ekor ternak bebek yang mati tapi sudah kami tangani dengan adanya tim dari Balai Penyelidikan Penyakit Hewan dari Subang, dan hasil penyelidikan negatif flu burung dan ND. Demikian yang dikatakan oleh Agung M Rianto, selaku Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Veteriner (Disnakanla) Kabupaten Cianjur, Kamis, (27/11/2014).

Seperti cuaca yang saat ini terjadi dimana terkadang hujan yang turun dengan intensitas yang cukup tinggi namun terkadang cuaca berubah menjadi panas. Dan ini bisa berakibat ternak dan juga ikan menjadi rentan terhadap penyakit. "Petani dan peternak harua waspada, soalnya dimusim seperti saat ini banyak ternak yang napsu makannya menurun," tambahnya.

Untuk monitoring ke lapangan pihaknya juga dibantu oleh UPTD di tiap kecamatan yang merupakan pusat pelayanan kesehatan hewan dan ikan. "Kepada para petani ikan dan peternak bisa menghubungi petugas yang berada di lapangan di tiap kecamatan, apabila membutuhkannya yang selalu siap membantu," ujarnya. (FI)

LP3EM Kembali Akan Gelar Pelatihan Membatik Secara Gratis

Pasundanradio.com - Untuk lebih memasyarakat dan juga mencintai batik Cianjur, LP3EM akan menyelenggarakan kembali pelatihan batik kepada 30 orang di tiap kecamatan secara gratis. Dengan adanya kembali pelatihan batik diharapkan nantinya mereka menjadi corong bagi perkembangan batik di Cianjur. 

"Kita berencana akan menyelenggarakan pelatihan batik kepada masyarakat di tiap kecamatan. Sehingga ketika membeli batik Cianjur akan merasa bangga dan bahkan bila memungkinkan ditiap kecamatan untuk mempunyai motif batik, kenapa tidak." Demikian yang dikatakan oleh Ketua Lembaga Pengkajian Pengembangan dan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat (LP3EM) Hibar, Kabupaten Cianjur, Harry M Sastrakusumah, Kamis (27/11/14).

Harry menambahkan bahwa sebelumnya juga pernah dilaksanakan hal serupa. "Tahun lalu juga kita laksanakan dan sangat antusias." jelasnya. Pelatihan membatik secara gratis ini akan diselenggarakan pada tahun depan. Dengan akan dilaksanakan pelatihan tersebut diharapkan tidak hanya berkembang namun masyarakat Cianjur akan merasa bangga. (FI)

PORSADIN Sebagai Pengembangan Jati Diri

Pasundanradio.com - Pemkab Cianjur melepas olahragawan pada Pekan Olahraga dan Seni Antar Madrasah Diniyah (PORSADIN) Ke-III Tingkat Provinsi Jawa Barat  Tahun 2014, Rabu (26/11/14). Ini bertujuan untuk mencari bibit yang memiliki kemampuan di bidang olah raga dan seni.

"Porsadin merupakan salah satu momentum yang tepat dalam pembangunan kualitas sumber daya manusia, agar murid-murid madrasah diniyah mampu serta mengembangkan jati dirinya sesuai dengan kemampuan yang dimiliki." Demikian yang dikatakan oleh Bupati Cianjur, Tjetjep Muchtar Soleh, pada saat melepas atlit  Pekan Olahraga dan Seni Antar Madrasah Diniyah (PORSADIN), di Bale Praja, Rabu (26/11/14).

Bupati menambahkan, ini sebagai langkah maju untuk mencetak insan-insan muslim yang lebih berkualitas, dan membangun semangat persaudaraan, persatuan, serta menanamkan nilai-nilai sportivitas yang tinggi.

Adapun jumlah atlit dan panitia yang ikut dalam kegiatan tersebut berjumlah 125 orang terdiri peserta 40 orang, pembimbing/pelatih 24 orang dan panitia/official 61 orang. Dari jumlah tersebut cabang olah raga yang diikuti diantaranya tahfid putra/putri, kaligrafi, pidato bahasa arab/inggris, aletik, pencak silat. (FI)

Taman Kota Di Cianjur Akan Seperti Di Istana Bogor

Pasundanradio.com - Ruang terbuka hijau (RTH) meliputi hutan kota dan juga taman kota yang ada di beberapa wilayah Kabupaten Cianjur sangat diperlukan bagi warga. Tidak hanya sebagai penghisap polusi tapi juga bisa menjadi keindahan suatu kota. Seperti di jalan Siliwangi (Joglo bawah), Alun-alun, dan juga di kawasan pasar Muka. Tempat tersebut di buat oleh pemkab dan diperuntukkan bagi masyarakat.

Khusus hutan kota yang berada di kawasan Muka, untuk lebih menarik menurut rencana pemkab Cianjur akan menatanya dengan menempatkan beberapa ekor satwa didalamnya. "Menurut rencana tahun depan taman tersebut akan dibatasi jam buka. Dan akan seperti di Istana Bogor dimana akan ditempati satwa yaitu rusa." Demikian yang dikatakan oleh Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Cianjur, M. Ginanjar, Rabu (26/11/14).

Pihaknya telah mengajukan surat ke Setneg untuk memperbolehkan memelihara rusa di area taman kota. Untuk menjaga keindahan tersebut pihaknya memiliki tim yang selalu berjaga di area tersebut. "Kita punya tim yang menjaga. Dimana tempat tersebut merupakan milik publik dan tetap kita pantau," tambahnya.

Diakui bahwa didalam taman tersebut sering dipergunakan pihak tertentu yang justru mengganggu keindahan taman. Untuk itu pihaknya telah berkoordinasi dengan satpol pp untuk menghindari hal yang tidak baik. Selain itu juga terkadang ada masyarakat yang masuk tidak sadar tentang kebersihan. Dirinya menghimbau kepada masyarakat yang masuk ke taman tersebut untuk selalu menjaga kebersihan. (FI)

Polres Cianjur Lakukan Rekonstruksi Pembunuhan Dalam Mobil Avanza

Pasundanradio.com - Kepolisian resort Cianjur melakukan rekonstruksi pembunuhan terhadap Sumiyati yang ditemukan tewas dalam mobil Avanza pada Oktober lalu, dengan penjagaan ketat puluhan petugas kepolisian berseragam lengkap. Dua truk beserta mobil patroli mengiringi proses rekonstruksi dan juga unit inafis polres Cianjur.

Dari hasil pantauan dilapangan proses rekonstruksi tersebut di mulai sekitar pukul 10.30 wib, hanya beberapa meter dari pintu perlintasan kereta api Cipeuyeum Kabupaten Cianjur. Setelah itu dilanjutkan ke lokasi lainnya tidak jauh dari lokasi sebelumnya yaitu di sebelah SPBU. Setelah sekitar hampir 1 jam, proses kembali dilanjutkan di lokasi lainnya.

Dari proses rekonstruksi tersebut, banyak dari warga sekitar yang penasaran ingin mengetahui yang terjadi. Demikian juga masyarakat yang menggunakan kendaraan dan kebetulan melintas di kawasan tersebut memperlambat laju kendaraannya untuk mengetahuinya.

Seperti diketahui bahwa korbannya yang merupakan seorang perempuan bernama Sumiyati, warga Sukabumi, ditemukan tewas pada Minggu (19/10/14), di dalam bagasi mobil Toyota Avanza bernomor polisi F 1641 KG di pinggir Jalan Moch Ali, Kampung Cibogo III, Desa Mekargalih, Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur. 

Seperti yang dikatakan Kapolres Cianjur, Akbp. Dedy Kusuma Bakti, beberap waktu lalu bahwa pelakunya adalah Bambang Haesyari (50) yang berprofesi sebagai paranormal, berhasil di bekuk kepolisian saat pelaku berada di kediaman temannya di Kelurahan Gadobangkong Kecamatan Ngamprah Kabupaten Bandung Barat. Tersangka bisa dijerat dengan Pasal 340 dengan ancaman pidana mati atau penjara seumur hidup. (FI)

Seleksi Tilawatil Qur’an ke III, Sebagai Momentum Ukuwah Islamiah

Pasundanradio.com - Sebagai upaya pengamalan nilai-nilai ajaran agama, khususnya untuk membentuk kepribadian muslim yang berahlakul karimah, panitia STQ Kabupaten Cianjur menyelenggarakan Seleksi Tilawatil Qur’an ke III Tahun 2014, yang dilaksanakan di Masjid Agung Cianjur.

Kegiatan tersebut diharapkan dapat mendorong tumbuh dan berkembangnya minat baca Al-Qur’an khususnya di kalangan generasi muda di Kabupaten Cianjur. "Ini merupakan momentum yang sangat tepat sebagai upaya kita meningkatkan ketaqwaan dan refleksi diri terhadap keimanan." Demikian yang dikatakan oleh Bupati Cianjur Tjetjep Muchtar Soleh, Selasa (25/11/14).

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman isi yang terkandung dalam Al-Qur’an sekaligus mempertemukan para peserta untuk saling berkompetisi meraih hasil terbaik. "Selain itu juga acara ini sebagai ajang mempererat ukhuwah islamiyah, saling kenal dan mempelajari kelebihan masing-masing, demi membangun kebersamaan," tambahnya.

Sementara itu Panitia STQ ke III Tingkat Kabupaten Cianjur Tahun 2014, Gunawan Jamhur, melaporkan maksud dan tujuan dilaksanakannya STQ ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan penghayatan Al-Qur’an pada masyarakat, sebagai sarana pembinaan dan peningkatan prestasi bagi para qori/qoriah serta hafidz/hafidzah, untuk mempersiapkan dan membina para peserta untuk Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2014, sebagai sarana dakwah dan syiar Islam di Kabupaten Cianjur.

STQ ini dilaksanakan mulai tanggal 25 s/d 27 Desember 2014. Adapun cabang dan golongan yang diikuti: cabang tilawah golongan anak-anak dan dewasa, cabang MHQ 1 Juz dan tilawah, MHQ 5 dan 10 Juz, MHQ 20 dan 30 Juz dengan jumlah peserta 490 orang yang berasal dari utusan LPTQ Kecamatan se Kabupaten Cianjur. (FI)